Hubungan sinuousitas, kekasaran penutup lahn dan morfometri DAS dengan parameter hidrograf satuan
Suryatmono, Drs. Suyono, M.S.; Drs. M. Pramoho Hadi, M.Sc
1994 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANHidrograf satuari merupakan model yang masih banyak digunakan untnk pemantauan dan perencanaan Daerah Aliran Sungai (DAS). Hidrograf satuan pengamatan langsnag (hasil estimasi aliran langsung) tidak setiap sungai tercatat, dikarenakan kendala dalam tenaga dan biaya. Hasalah ini menjadikan perluriya dikembangkan hidrograf satuan tiruan, yang dipergunakan untuk memperkirakan tanggapan DAS terha¬dap masukan (hujan) sehingga menghasilkan keluaran (limpa¬san). Perubahan kondisi fisik DAS dicerminkan oleh pern¬bahan penggunaan lahan dan tata airnya, yang pada akhirnya akan mengubah proses hidrologi yarig ada. Pengaruh pola salurari surigai yang di•erminkan dengan nilai kelengkungan¬nya (sinuousitas) akan ditelaah sebagai karakteristik DAS yang akan dikaji seberapa besar pengaruhnya terhadap bentuk hidrograf satuan. Tigapuluh tiga DAS di P. Jawa yang terdiri dari 15 DAS pada struktur geologi volkan dan 18 DAS pada struktur geologi bukan volkan. Peubah yang digunakan sebanyak 18 buah, sinuousitas dan kekasaran penutup lahan merupakan dua peubah yarig ditekankan untuk dikaji lebih jauh terha¬dap peubah terpengaruh waktu mencapai puneak, debit puncak dan waktu dasar. Analisis grafis, korelasi, regresi linier berganda dan pengujian kesamaan rata-rata digunakan dalam penelitian ini. Sinuousitas memiliki hubungan nyata hanya terhadap parameter hidrograf satuan waktu mencapai puncak, pada. DAS dengan struktur geologi volkan, bilamana nilai sinuou¬sitas naik akan di ikuti dengan waktu mencapai puncak yarig lebih panjang (bersifat positip). Sinuousitas memiliki huburigan nyata dan bersifat positip terhadap beda tinggi dalam DAS, panjang sungai utama, panjang sungai utama hingga titik di surigai utama yang terdekat dengan titik pusat gravitasi DAS. Nilai Kekasaran penntup lahan semakin besar pada DAS dengan struktur geologi bukan volkan akan diikuti dengan nilai waktu mencapai puncak yang semakin panjang, semakin besar nilai kekasaran penutup lahan pada DAS dengan struk¬tur geologi volkan akan memperpendek waktu dasar. Penge¬lompokan menjadi kelompok DAS dengan struktur geologi volkan dan kelramp©k DAS dengan struktur geologi bukan volkan, belum dapat memberikan perbedaan secara nyata (derajad kepercayaan 95%), terhadap persamaan hidrograf satuan. Penelitian lebih lanjut perlu ditekankan didalam pembatasan geologi yang lebih rinci dan penggunaan lahan menurut jenis, sebaran dan kualitasnya. Transformasi kedalam bentuk lain sehingga data yang terhimpun merupakan data yarig berdistribusi normal.
-
Kata Kunci : Sinuousitas,Hidrograf satuan,Morfometri Das, Jawa Timur, Jawa Tengah