Laporkan Masalah

Penyerapan tenaga kerja pada usahatani padi di kecamatan Karangmalang kabupaten Sragen

Su'ud Wibowo, Drs. St. M. Tohardi

1986 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh usahatani padi mampu menyerap tenaga kerja yang ter¬sedia baik itu pada musim penghujan maupun pada musim ke¬marau dan mengetahui penyerapan tenaga kerja yang dihubung¬kan dengan pengairan serta luas lahan garapan yang diusaha¬kan oleh petani per hektarnya. Daerah penelitian adalah Ke- camatan Karangmalang Kabupaten Sragen, yakni daerah pertani¬an yang banyak diusahakan jenis tanaman padi. Metodologi penelitian yang digunakan melalui pendekat¬an survai. Adapun penentuan daerah sampel dilakukan secara area sampling sedangkan responden yang dipilih adalah peta¬ni sebagai Kepala Keluarga yang mengusahakan lahan garapan untuk tanaman padi. Pengambilan responden menggunakan cara sistematis. Untuk pengumpulan data digunakan tehnik wawan¬cara langsung dengan responden melalui daftar pertanyaan. Dlam menganalisa data dengan menggunakan tabel, baik itu tabel frekuensi maupun tabel silang yang kemudian diambil kesimpulan atas dasar tabel tersebut. Dari hasil penelitian diketahui, bahwa dari 34.701 te¬naga kerja yang tersedia hanya mampu terserap pada bidang usahatani padi sebesar 35,9 persen dimusim penghujan, se-dangkan pada musim kemarau sebesar 32,3 persen. Selanjut-nya penyerapan tenaga kerja per hektar per panen, tenaga kerja perempuan lebih banyak dari pada tenaga kerja laki-laki, masing-masing ditunjukkan sebanyak 132 dan 118 orang pada musim penghujan, sedangkan pada musim kemarau sebanyak 130 dan 123 orang. Berdasarkan analisa tabel eilang menun-jukkan adanya hubungan antara luas lahan garapan dengan jumlah tenaga kerja yang terserap. Akan tetapi tabel silang antara pengairan dengan jumlah tenaga kerja yang terserap tidak ada hubungannya, namun justru menunjukkan hubungan yang terbalik. Penyusutan penyerapan tenaga kerja pada usahatani padi yang terjadi di daerah penelitian karena luas areal tanam yang berbeda. Pada musim kemarau luasareal tanaman padi lebih sempit bila dibandingkan pada musim penghujan. Kemudian penguasaan lahan garapan yang semakin menyempit dan pengairan yang kurang, terjadi ke¬cenderungan semakin banyak tenaga kerja yang terserap per hektarnya. Hal ini disebabkan curahan kerja petani yang terlalu berlebihan pada bidang usahatani padi.

-

Kata Kunci : Penyerapan Tenaga kerja, Usahatani,Kecamatan Karangmalang,Sragen,Jawa tengah

  1. S1-1986-2119-Suud_Wibowo-abstract.PDF  
  2. S1-1986-2119-Suud_Wibowo-bibliography.PDF  
  3. S1-1986-2119-Suud_Wibowo-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1986-2119-Suud_Wibowo-title.PDF