Partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan Posyandu di wilayah kecamatan Pleret kabupaten Bantul Dati II Bantul
Suprayoga, Drs. Irfan Yahya, M.S.; Drs. Su Ritohardoyo, M.A.
1997 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHSkripsi ini mengungkap tentang partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program posyandu di wilayah Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Tujuan penelitian untuk mempelajari partisipasi wanita dalam pelaksanaan dan pemanfaatan program posyandu di daerah penelitian serta mengkaji pengaruh faktor sosial, ekonomi dan lingkungan yang berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survai. Sampel posyandu dipilih 10 dari seluruh posyandu aktif sebanyak 36 buah, yang tersebar di 5 desa, dengan mendasarkan pada letak posyandu di daerah datar sebanyak 4 posyandu dan daerah perbukitan sebanyak 6 posyandu. Jumlah responden sebanyak 100 orang dipilih dari 2098 populasi ibu- ibu yang memiliki balita dan atau ibu hamil juga sebagai peserta posyandu yang terbagi di daerah datar 40 responden dan di daerah perbukitan 60 responden. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi, distribusi silang dan koefisien korelasi sederhana dengan menggunakan program SPSS/PC. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat di daerah berbukit lebih tinggi daripada di daerah datar. Masyarakat semakin tinggi tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan di daerah datar dan di daerah berbukit mempunyai pengaruh yang lemah terhadap tingkat partisipasi, karena masyarakat yang berpendidikan dan berpendapatan semakin tinggi merasa pengetahuan mereka mengenai arti pentingnya manfaat posyandu bagi kesehatan sedikit sekali. Masyarakat yang berpendidikan dan pendapatannya tinggi lebih percaya dan lebih senang memanfaatkan pelayanan kesehatan langsung di puskesmas atau dokter praktek. Usia anak terakhir yang dimiliki oleh responden di daerah datar dan daerah berbukit mempunyai pengaruh yang lemah terhadap partisipasi, karena semakin tua usia anak akan semakin sehat, sehingga pemanfaatan posyandu oleh masyarakat yang memiliki balita semakin jarang membawa ke posyandu. Jarak tempat tinggal responden dengan posyandu di daerah datar dan daerah berbukit mempunyai pengaruh yang lemah terhadap partisipasi, hal ini menunjukkan masyarakat dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan tergantung kebutuhan pada saat itu
-
Kata Kunci : Pelayan kesehatan,Partisipasi masyarakat,Pleret,Bantul,DIY