Laporkan Masalah

Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap penduduk pindah lokal akibat pembangunan waduk Wonogiri : Kasus penduduk desa Sendang, kecamatan Wonogiri kabupaten Wonogiri

Suparso, Drs. O.K. Amiruddin

1987 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan faktor penarik dan pendorong bagi penduduk pindah lokal serta masalah yang dihadapi mereka di daerah baru. Penelitian dilakukan di desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, dimana merupakan salah satu desa yang terletak di pinggiran waduk Wonogiri. Sebagai permasalahan penelitian adalah bahwa diantara penduduk tersebut merupakan "korban" dari pembangunan waduk Wonogiri, dimana seharusnya mereka bertransmigrasi, namun mereka tetap tinggal di daerah pinggiran waduk. Hal ini mengundang permasalahan, alasan-alasan apa yang mendorong dan menarik mereka melakukan pindah lokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan metode penelitian kasus dengan wawancara sejumlah 150 Kepala Keluarga atau 81% dari 184 Kepala Keluarga pindah lokal yang ada di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 1978 desa Sendang ditempati oleh 713 Kepala Keluarga, dimana penduduk yang berasal dari daerah tergenang (pindah lokal) berjumlah 184 Kepala Keluarga (55% dari jumlah total penduduk pindah lokal di Kecamatan Wonogiri). Penduduk pindah lokal tersebut menempati dekat jalur wisata waduk di desa Sendang. Sedangkan sisanya 45% dari penduduk pindah lokal tersebar di 3(tiga) desa lainnya. Banyaknya penduduk yang pindah lokal ke desa Sendang tersebut menunjukan bahwa desa Sendang mempunyai daya tarik tersendiri bagi penduduk pindah lokal. Ditinjau dari daya tarik penduduk untuk pindah lokal, terbukti bahwa masih adanya sisa pemilikan lahan di luar daerah waduk merupakan daya tarik yang kuat bagi penduduk untuk melakukan pindah lokal. Disamping itu diketahui pula bahwa penarik utama penduduk pindah lokal adalah masih adanya famili atau keluarga yang berada di daerah pinggiran waduk. Masalah yang dihadapi penduduk pindah lokal di desa Sendang terletak pada pemilikan lahan yang semakin sempit, yakni sebelum ada waduk rata-rata pemilikan lahan per Kepala Keluarga 1,19 hektar dan setelah ada waduk (saat ini) pemilikan lahan garapan rata-rata per Kepala Keluarga 0,53 hektar. Oleh karena penghasilan yang diperoleh dari sektor pertanian sangat kecil, maka peker- jaan di sektor non pertanian banyak dilakukan oleh penduduk pindah lokal. Untuk mendapatkan pekerjaan, dapat diperoleh dengan mudah sebagai akibat terbukanya lapangan kerja sebagai konsekuensi pembangunan daerah wisata.

-

Kata Kunci : Perpindahan pendudukPembangunan waduk,Wonogiri,Jawa Tengah

  1. S1-1987-2176-Suparso-abstract.pdf  
  2. S1-1987-2176-Suparso-bibliography.pdf  
  3. S1-1987-2176-Suparso-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1987-2176-Suparso-title.pdf