Studi pengembangan wilayah propinsi Jawa Barat bagian Selatan
Teguh Firman Hadi, Drs. Sujali, M.S.; Lutfi Muta'ali, S.Si., M.SP.
1998 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHBerdasarkan letak geografis dan tingkat perkembangan ekonomi, Propinsi Jawa Barat terbagi dalam tiga wilayah, Jawa Barat bagian utara dan tengah merupakan wilayah yang maju sedangkan Jawa Barat bagian selatan relatif tertinggal menjadi wilayah terbelakang. Bertolak dari permasalahan tersebut, penulis bermaksud untuk melakukan penelitian mengenai "Studi Pengembangan Wilayah Propinsi Jawa Barat Bagian Selatan" yang bertujuan untuk (1) mengetahui profil tingkat perkembangan wilayah dan konstelasinya dalam pembangunan Propinsi Jawa Barat secara keseluruhan, (2) menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat perkembangan wilayah, (3) menentukan orientasi basis pengembangan yang dapat mendorong pertumbuhan daerah, dan (4) menentukan arahan pengembangan wilayah yang dapat mendorong percepatan perkembangan wilayah. Metodologi penelitian ini adalah analisis data sekunder, terdiri atas tahap penentuan daerah penelitian, pengumpulan data, dan teknik pengelolaan dan analisis data. Teknik pengelolaan dan analisis data yang digunakan adalah analisis potensi perkembangan ekonomi wilayah yang terdiri dari location quotient (LQ), shift share, multiplier effect, dan indeks kesenjangan wilayah 'Williamson', serta analisis permasalahan wilayah yang terdiri dari statistik korelasi dan regresi berganda. Hasil penelitian adalah bahwa di daerah penelitian (1) terdapat kesenjangan wilayah, (2) merupakan wilayah yang kecil stagnan, (3) kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB kabupaten mempunyai pengaruh yang paling kuat terhadap dinamika perkembangan wilayah, (4) sektor pertanian, perdagangan, dan jasa merupakan leading sectors yang dikembangkan secara optimal dan dikaitkan dengan sektor lain terutama industri.
-
Kata Kunci : Pengembangan Wilayah,Perkembangan Ekonomi,Jawa Barat