Laporkan Masalah

Pertanian organik sebagai pengetahuan dan gerakan sosial :: Studi sosial tentang Pertanian Organik di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta

NINDITO, Stefanus, Dr. Heru Nugroho

2004 | Tesis | S2 Sosiologi

Petani mempunyai banyak arti dan definisi yang kompleks, Bagaimanapun juga, beberapa arti dan definisi menyebutkan aksi dari petani selama hidupnya adalah untuk kemakmuran tanah mereka. Aksi mereka adalak mengerjakan bisnis pertanian tetapi tidak terbatas pada aksi itu sendiri, tetapi banyak mengandung banyak fenomena yang menarik yang tersembunyi dibalik aksi mereka sendiri. Beberapa fenomena yang menarik dalam tesis mengenai tindakan petani ini manifestasi dari kerawanan tertentu aksi perlawanan bagian terhadap kondisi multidimensi di sekitarnya. Kerawanan yang dimaksud adalah kerawanan menyangkut ekologi,sistem pertanian monokultur, dan masalah struktural yang merupakan bagian dari ekonomi pertanian yang subsisten. Namun demikian berbagai kerawanan petani ini coba di atasi dengan kebijakan pemerintah namun tetap saja belum mampu meningkatkan sejahteraan petani tersebut. Penyebab lain yang membuat situasi petani tidak berubah terkait dengan konstelasi global. Bertitik tolak dari kondisi petani yang dapat dikata marginal ini maka petani berupaya mencari cara alternatif dalam kehidupan sehari-hari mereka.Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan mereka maka mereka melakukan teknik pertanian organik.Pertanian ini dapat dimaknai sebagai suatu perlawanan terselubung dari kebijakan pemerintah dan pemerintah lokal yang kurang relevan dengan permasalahan dari petani. Upaya pertanian organik ini juga dapat dipandang sebagai suatu proses terbangunnya suatu pengetahuan baru yang dapat dipetakan kedalam beberapa bagian dianatara masalah pengetahuan tentang bibit lokal, pemupukan, penanggulangan hama, sistem penanaman, dan irigasi.

Peasant has a very complex meanings and definitions. However, some of those definitions and meanings refers to a specific actions of the peasant during their everyday life in such docile drudgery upon the land. Curiously their action in everyday life doing agricultural business is not just a state of the action itself, but contains a lot more interesting phenomenon hidden inherently through their actions. Some of those interested phenomenon -- in this thesis capture as a manifestation of resistance action against some particular fragileness surrounding their multidimensional environment. Those fragileness such as ecology, monoculture, and structural are apart of their economic subsistence agricultural life . Indeed, government policy in agricultural sector -- through time to time --is not yet significance to the increasing their welfare. Another problem surrounding peasant everyday life somehow connected with global constelations Responding such marginal condition peasant try to solve their problem by making their own alternative way in everyday life. Their spesific way of life i.e. organic farming can be read as a hidden resistence from the irrelevant policy from government and local govemment.This effort helps them to overcome the problem cause by their every day life economic necesseties and any other multidimentional factors. Departing from such condition above peasant search an alternative by constructing their own knowledge about farming as actuating their action plan to overcome their multidimentional problem that forced them below the marginlity line. The map of their knowledge generally divide main topics such as local seeds, organic fertilizing, controlling plant desease, planting system ,and irigation.

Kata Kunci : Kondisi marginal, perlawanan terselubung, konstruksi pengetahuan, Marginal condition, hidden resistance,construction knowledge


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.