Laporkan Masalah

Migran buruh tambang emas di kalurahan Sukamulya kecamatan Bayan kabupaten Lebak

Theresia Wartini, Dr. Ida Bagoes Mantra

1987 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kampung Cirotan Desa Sukamulya, merupakan suatu lokasi penambangan emas dari PT Aneka Tambang Emas Cikotok yang merupakan faktor penarik bagi orang-orang dari luar daerah untuk bekerja di daerah ini, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ciri-ciri migran buruh tambang emas yang meliputi ciri-ciri demografi dan sosial ekonomi, alasan mengapa memilih menjadi buruh tambang dan hubungan mereka dengan daerah asal, Pengambilan responden dilakukan secara random sampling dan teknik analisa yang digunakan adalah analisa deskripsi dengan tabel frekuensi. Alasan yang paling besar untuk bekerja sebagai buruh tambang adalah peningkatan taraf hidup. Sumber informasi mengenai daerah ini umumnya berasal dari famili, Selain itu para famili dapat dipakai untuk menumpang sementara sebelum memperoleh pekerjaan. Pekerjaan di tambang umumnya merupakan pekerjaan yang cukup berat, oleh karena itu buruh tambang umumnya terdiri dari mereka yang masih potensial untuk bekerja. Mereka umumnya telah bekerja selama 7 - 24 tahun, Masalah yang dihadapi para karyawan umumnya berkisar pada gaji yang hanya cukup untuk kebutuhan pokok suatu rumah tangga. Namun demikian dengan bekerja di pertambangan keadaan sosial ekonomi mereka lebih baik dari pada di daerah asal. Antara migran dengan masyarakat daerah asal masih ada hubungan yang erat. Kunjungan langsung ke darah asal biasa dilakukan pada hari lebaran, Selain itu hubungan dilakukan melalui pengiriman uang dan surat.

-

Kata Kunci : Migran,Bayah,Lebak,Jawa Barat

  1. S1-1987-2249-Theresia_Wartini-abstract.PDF  
  2. S1-1987-2249-Theresia_Wartini-bibliography.PDF  
  3. S1-1987-2249-Theresia_Wartini-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1987-2249-Theresia_Wartini-title.PDF