Kajian kerincian data digital multispektral spot dalam memberikan informasi kerapatan tajuk di daerah Wonosari dan sekitarnya
Taufik Heriyawan, Dr. Dulbahri; Drs. R. Suharyadi, M.Sc.
1995 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPengkajian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menekankan pada pengkajian kemampuan transformasi indeks vegetasi dalam memilah (merinci) besarnya kerapatan tajuk. Data pokok yang digunakan nntouk menyusun masing-masing trensformasi indeks vegetasi berasal deri data digital miltispektral SPOT. Jenis-jenis transformasi indeks vegetasi yang digunskan meliputi : Ratio Fegetation Indices (RVI},Normalized ' Difference Vegetation Indices CNDVI Transformation Vegetation Indices (TVI}, Vegetation Indices Faster (VIF} den. inversi dari masing-masing transformasi tersebut. Obyek-obyek yong digunakan sebagai sampel dalam penelitisn ini merupskan petak-petak vegetasi yang homogen dari liputon vegetasi skasia (Accasia auriculi formis), kesambi (Scheisera olleosa} dan kayupmtih Kalaleuca leueadedron) dendan dus variasi latarbelskang. Sebagian berlstarbelskend tansh yang tertutup oleh semak dan rumput kering yard rapst dan sebagian yang Isinnya merupakan tanah yang tertutup oleh vedetssi semak dan rumput hijau yang rapat. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa RVI (Ratio Vegetation Indices) merupakan transformasi indeks vegetasi yang paling baik dalam merinci informasi kerapatan tajuk untuk semua jenis lirutan dan latarbelakang yang diteliti berdasarkan perhitungan koefisien nilai ujl “t" dan “RK Sedangkan yang memiliki koefisien paling rendah adalah VIF (Vegetation Indices “Faster”) pada liputan kayuputih dan kesambi,dan TVI (Transformation Vegetation Indices) pada liputan akasia berlatarbelakang semak rumput kering yang rupat. Sedangkan pada latarbelakang semak rumput hijau adalah TVI pada liputan akasia dan NDVI pada kesambi. Hasil yang lain adalah bahwa pada kerapatan tajuk yang sama akan tetapi memiliki jenis liputan yang berbeda akan mengakibatkan berbeda pula informasi nilai kecerahan yang diberikan oleh setiap transformasi indeks vegetasi yang digunakan di dalam penelitian ini berdasarkan uji "FF". Sedangkan masukan lain yang perlu dicatat adalah bahwa informasi kondisi latarbelakang dari liputan vegetasi yang dikaji adalah sangat diperlukan dalam studi kerapatan tajuk. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan dua latarbelakang dalam penelitian ini, telah mengakibatkan adanya inversi informasi peubah nilai kecerahan pada klas kerapatan tajuknya. Sehingga untuk pembuatan citra akhir agihan kerapatan tajuknyapun perlu suatu pengkoreksian citra untuk mengeleminir pengaruh dua latarbelakang tersebut dengan cara memanipulasi secara matematis berdasarkan hubungan inversi peubah nilai kecerahan dengan peubah kerapatan tajuknya.
-
Kata Kunci : Data Digital Multispektral,Kerapatan Tajuk,Wonosari,Gunungkidul,DIY