Laporkan Masalah

Pemuda dan Aktivisme Lintas Iman: Perspektif Pemuda Penggiat Lintas Iman Di Yogyakarta

Louis Yustiawan Herminanto, Nurul Aini, S.Sos., M.Phil.

2024 | Skripsi | Sosiologi

Skripsi ini mencoba untuk mencari tahu apa motivasi pemuda penggiat aktivisme lintas iman sehingga mau terlibat dalam kelompok aktivisme tersebut, serta bagaimana mereka memaknai kegiatan yang mereka lakukan dengan kaitannya terhadap komunitarian multikulturalisme dalam membangun karakter masyarakat yang lebih toleran. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi serta menggunakan teori tindakan sosial dan komunitarian multikulturalisme dalam membedah serta menganalisis temuan penelitian. Hasilnya, motivasi pemuda mengikuti kegiatan aktivisme lintas iman cenderung beragam. Berdasarkan teori Max Weber yaitu tindakan sosial, skripsi ini menemukan tiga dari empat kategori terkait motivasi pemuda yaitu instrumentally rational action, affectional action dan value rational action. Sementara sebagian pemuda memaknai secara sadar bahwa mereka sebagai generasi penerus bangsa. Hal itu ditunjukkan ketika melihat keadaan Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja, mereka mencoba untuk melakukan perubahan dengan cara membawa perdamaian dalam tingkat lokal. 

This thesis attempts to investigate the motivations of young activists in interfaith activism, which lead them to engage in such activism, as well as how they interpret their activities in relation to multicultural communalism in building a more tolerant society. It employs a descriptive qualitative method with a phenomenological approach and utilizes the theories of social action and multicultural communalism to dissect and analyze the research findings. The results indicate that the motivations of young people to participate in interfaith activism are diverse. Based on Max Weber's theory of social action, this thesis identifies three out of four categories related to the motivations of young people: instrumentally rational action, affection action, and value rational action. Meanwhile, some young people consciously perceive themselves as the nation's future generation. When they see that Indonesia is not in a good state, they try to bring about change by promoting peace at the local level.

Kata Kunci : aktivisme lintas iman, pemuda, pemaknaan, intoleransi, radikalisme

  1. S1-2024-443248-abstract.pdf  
  2. S1-2024-443248-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-443248-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-443248-title.pdf