Pemberdayaan Digital melalui Model Program Smart Village di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
NISRINA NUR LATIFA, Rezaldi Alief Pramadha, S.E., M.S.S
2024 | Skripsi | ILMU SOSIATRI
Penelitian ini membahas mengenai proses pemberdayaan digital melalui model program smart village di Desa Sambirejo sebagai upaya untuk menjawab permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam hal mengakses pelayanan publik dan optimalisasi potensi desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana setiap tahapan pemberdayaan dilakukan sehingga dapat diketahui sejauh mana efektivitas implementasinya. Analisis dilakukan dengan menggunakan konsep pemberdayaan digital oleh Makinen yang mencakup fase penyediaan prasyarat dasar serta fase perbaikan individu dan kelompok yang dikaitkan dengan enam pilar implementasi model program smart village.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan informan dilakukan melalui teknik purposive sedangkan untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan metode triangulasi. Data dikumpulkan melalui kegiatan wawancara bersama informan, observasi, dan dokumentasi sebagai cara untuk mendapatkan data empiris. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menjawab rumusan masalah penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model program smart village di Desa Sambirejo telah melewati setiap tahapan yang dirumuskan oleh Makinen pada spiral proses pemberdayaan digital dan cukup menjawab kebutuhan masyarakat dalam hal peningkatan pelayanan publik. Meskipun begitu, pelaksanaan smart village masih menghadapi hambatan teknis dan hambatan sosial. Oleh karena itu, perlu adanya upaya holistik dari semua pihak yang terlibat karena setiap tahapan dalam proses pemberdayaan merupakan satu kesatuan yang saling berkesinambungan.
This research discusses the digital empowerment process through the smart village program model in Sambirejo Village as an effort to answer the problems faced by community in terms of accessing public services and optimizing village potential. The aim of this research is to find out how each stage of empowerment is carried out using Makinen's consept of digital empowerment which includes the phase of providing bacic prerequisites as well as the individual and group improvement phase which is linked to the six pillars of implementing the smart village program model.
The method used in this research is qualitative descriptive research method. Determining informants was carried out using purposive techniques, while testing the validity of the data was carried out using the triangulation method. Data was collected through interviews with informants, observation and documentation as a way to obtain empirical data. Data analysis techniques are carried out by reducing data, presenting data, and drawing conclusions to answer the research problem formulation.
The research results show that the smart village program model in Sambirejo Village has gone through every stage formulated by Makinen in the digital empowerment process spiral and adequately addresses community needs in terms of improving public services. Even so, the implementation of smart village faces technical and social obstacles. Therefore, there needs to be a holistic effort form all parties involved because each stage in the empowerment process is a mutually sustainable unit.
Kata Kunci : Pemberdayaan Digital, Smart Village, Pembangunan Desa, Proses Pemberdayaan