Motivasi Berprestasi Mahasiswa Yang Berasal Dari Kabupaten Puncak, Papua
JANIUS TABUNI, Dr. S. Djuni Prihatin, M.Si.
2024 | Skripsi | ILMU SOSIATRI
Percepatan dan kesetaraan pembangunan di Indonesia membutuhkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkompetensi, kreatif dan inovatif. Kualitas SDM yang berkualitas menjadi indikator penting dalam akselerasi dan aksesibilitas untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan. Salah satu pelayanan publik yang berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM adalah aspek pendidikan. Kebijakan mesti diarahkan untuk menghasilkan SDM yang handal, berdaya saing dan memiliki motivasi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses motivasi berprestasi mahasiswa dan kerjasama pendampingan antar Gugus Tugas Papua Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Daerah terhadap mahasiswa asal Kabupaten Puncak Papua di Griya Sekar Aji, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan dilakukan melalui wawancara, diskusi terarah dan dokumentasi. Subjek penelitian dibagi menjadi dua yaitu pertama, 12 mahasiswa yang terdiri dari 11 informan laki-laki dan 1 informan perempuan. Subjek kedua pihak GTP UGM, berjumlah 2 informan yang terdiri dari 1 kakak asuh dan 1 pendamping asrama guna mengetahui proses pendampingan terhadap mahasiswa asal Kabupaten Puncak Papua. Analisis data menggunakan teknik tematik terhadap faktor utama yang muncul dari tiga proses motivasi mahasiswa dan diinterpretasikan menggunakan hasil penelitian terdahulu untuk memperoleh informasi yang orisinil dan berkualitas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa asal Kabupaten Puncak Papua Tengah di asrama Griya Sekar Aji memiliki proses motivasi kebutuhan akan pencapaian, kekuasaan dan berafiliasi. Proses motivasi tersebut diketahui melalui tiga faktor utama yaitu; psikologis, fisik dan sosial sebagai kesimpulan psikologis mahasiswa. Pertama, aspek psikologis mahasiswa yaitu dorongan internal untuk kuliah, manajemen waktu, manajemen belajar, dan keinginan selesaikan kuliah tepat waktu. Kedua, fisik non sosial yang berkaitan dengan kesehatan, pola aktivitas dan kerja keras mahasiswa. Aspek fisik mahasiswa yang baik dapat mendorong mental yang tidak mudah menyerah, kerja keras percaya diri dan bertanggung jawab terhadap tugas. Ketiga, aspek sosial yang berkaitan dengan pengaruh eksternal terhadap motivasi berprestasi mahasiswa. Faktor sosial memiliki beberapa aspek yang terdiri dari pihak GTP UGM, kampus, sumber beasiswa, pola relasi sosial, tempat tinggal, fasilitas belajar dan waktu. Aspek-aspek tersebut dapat mempengaruhi proses motivasi kebutuhan afiliasi mahasiswa. Pengaruh sosial dilihat dari dukungan eksternal dan internal telah mendorong kebutuhan afiliasi mahasiswa. Maka faktor sosial menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki motivasi berprestasi yang baik.
Accelerated and equal development in Indonesia requires quality human resources (HR) who are competent, creative and innovative. Quality human resources are an important indicator of acceleration and accessibility to provide quality and sustainable public services. One of the public services related to improving the quality of human resources is the educational aspect. Policies must be directed at producing human resources who are reliable, competitive and have good motivation. The aim of this research is to determine the process of student achievement, motivation and mentoring collaboration between the Gadjah Mada University Papua Task Force and the Regional Government for students from Puncak Papua Regency in Griya Sekar Aji, Yogyakarta. This research used descriptive qualitative methods and was carried out through interviews, focused discussions and documentation. The research subjects were divided into two, namely first, 12 students consisting of 11 male informants and 1 female informant. The subjects of the two GTP UGM parties were 2 informants consisting of 1 foster brother and 1 dormitory companion to understand the process of mentoring students from Puncak Papua Regency. Data analysis uses thematic techniques on the main factors that emerge from three student motivation processes and is interpreted using the results of previous research to obtain original and high-quality information. The results of this research show that the majority of students from Puncak Regency, Central Papua in the Griya Sekar Aji dormitory have a motivation process of the need for achievement, power and affiliation. The motivation process is known through three main factors, namely; psychological, physical and social as students' psychological conclusions. First, the psychological aspect of students, namely the internal drive to study, time management, study management, and the desire to finish college on time. Second, non-social physical activity which is related to students' health, activity patterns and hard work. Good physical aspects of students can encourage a mentality that doesn't give up easily, works hard, is confident and is responsible for tasks. Third, social aspects related to external influences on student achievement motivation. Social factors have several aspects consisting of GTP UGM, campus, scholarship sources, social relationship patterns, place of residence, study facilities and time. These aspects can influence the motivational process of students' affiliation needs. Social influence seen from external and internal support has encouraged students' need for affiliation. So social factors show that the majority of students have good achievement motivation.
Kata Kunci : Motivasi, mahasiswa, GTP UGM, SDM, akselerasi pembangunan, Kabupaten Puncak Papua