Laporkan Masalah

Penilaian hidrofobisitas gambut ombrogen Pontianak akibat variabilitas muka air tanah dan penggunaan lahan

SURYADI, U. Edi, Prof.Dr.Ir. Supriyanto Notohadisuwarno, MSc

2004 | Tesis | S2 Ilmu Tanah

Gambut ombrogen terbentuk sebagai akibat laju akumulasi bahan organik yang lebih cepat daripada laju dekomposisinya di daerah curah hujan tinggi. Penurunan muka air tanah dapat menyebabkan pengeringan pada tanah. Pengeringan yang berlebihan, akibat musim kemarau atau pembukaan lahan sebagai lahan pertanian, dapat menyebabkan gambut mengalami irreversible dzzving. Kemudian gambut akan mengalami hidrofobisitas yang ditandai dengan perubahan sifat-sifat fisika, kimia dan biologi tanahnya. Pada suatu bentang lahan, sifat-sifat tanah pada tempat berdekatan adalah sama sedangkan yang berjauhan akan berbeda (spatial dependenqy). Oleh karena itu penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui hubungan variasi muka air tanah dan penggunaan lahan dengan hidrofobisitas gambut. Penelitian ini dilaksanakan pada lokasi gambut yang dibudidayakan dan gambut alami yang terletak di Kelurahan Bangka Belitung Kota Pontianak Propinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lahan pertanian secara tradisional dan intensitas curah hujan yang terjadi selama penelitian mampu mempertahankan sifat hidrofilik gambut. Pengelolaan lahan secara tradisional dapat mempertahankan sifat dakhil tanah gambut. Muka air tanah dangkal di saat curah hujan tinggi dan menjadi dalam pada saat curah hujan rendah. Variabilitas muka air tanah dan sifat-sifat tanah masih rendah dan nilainya menyebar acak

Available in Fulltext

Kata Kunci : Gambut,Hidrofobisitas,Muka Air Tanah dan Pengelolaan Lahan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.