Laporkan Masalah

Evaluasi aspek biofisik untuk sistem tata guna lahan di kawasan sentra produksi jeruk Kabupaten Sambas

ELVIANA, Vivin, Dr.Ir. Muhammad Drajad

2004 | Tesis | S2 Ilmu Tanah

Dalam rangka perencanaan dan pengembangan Kawasan Sentra Produksi Jeruk Kabupaten Sambas dilakukan evaluasi terhadap aspek biofisik lahan pada sistem tata guna lahan di kawasan ini. Analisis sistem dilakukan dengan metode analisis tata guna lahan yang bertujuan untuk mengidentifikasi proses dan komponen aspek biofisik yang berinteraksi dalam suatu unit lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek biofisik lahan, yaitu kelas kesesuaian dan kemampuan lahan, serta sistem tata guna lahan. Untuk mengevaluasi kesesuaian dan kemampuan lahan, maka digunakan metode parametrik (Storie Index rating), dengan cara memberi rating atau harkat maksimum pada karakterisitik lahan yang sesuai , apabila karakteristik lahan tidak sesuai maka diberikan nilai atau harkat paling minimum Hasil analisis menunjukkan bahwa dari segi aspek biofisik lahan, terdapat 3 sistem tata guna lahan Masing – masing memiliki kriteria sebagai berikut: sistem 1: tipe luapan B, lapisan sulfidik dangkal, mengalami intrusi air asin (musim kering), kelas kesesuaian padi: Sesuai Marginal (S3), jagung: Tidak Sesuai (N), Jeruk, kelapa dan lada: Tidak Sesuai (N); sistem 2 : tipe luapan B, lapisan sulfidik dalam, mengalami intrusi air asin (musim kering), kelas kesesuaian padi : Sesuai Marginal (S3), jagung : Tidak Sesuai (N), Jeruk : Tidak Sesuai (N), kelapa (Tidak Sesuai), dan Lada (Tidak Sesuai); dan sistem 3 : tipe luapan C, lapisan sulfidik dalam; kelas kesesuaian Padi : Sesuai Marinal (S3) dan Tidak Sesuai (N) pada musim kering, Jeruk: Tidak Sesuai (N), Jagung: Sesuai Marginal (S3) pada musim kering dan Tidak Sesuai (N) pada musim penghujan, Kelapa : Sesuai Marginal (S3) dan Tidak Sesuai (N), dan Lada: Tidak Sesuai (N). Sistem tata guna lahan yang paling berpeluang untuk tanaman jeruk adalah sistem 3, tetapi memerlukan perbaikan tingkat kesuburan tanah dan sistem tata air. Hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai sebagai dasar dari sudut pandang aspek biofisik lahan untuk perencanaan penggunaan dan pengelolaan lahan pada Kawasan Sentra Produksi Jeruk Kabupaten Sambas

An Evaluation of bio-physical aspects of the Centre of Citrus Production was done to support a planning, especially on land use and land management in this area. Systems analysis conducted with the analyse method to arrange the land with aim to identify the process and component of land bio-physical aspects which has interaction in one land unit. This research aim to analyse the aspects of bio-physic (land suitability and land capability). The evaluation of land suitability was using parametric method ( Storie of Index rating), by giving maximum rating to land characteristic . Result of analysis indicated of land aspects bio-physic farm, there are 3 land use system . The first system 1: B type fooding , have narrow sulfidic layer (> 25 cm ), influenced by salt (dry season), land suitability for paddy: Marginally Suitable ( S3); for maize : Not Suitable (N), for citrus, coconut and pepper : Not Suitable (N). The second system : B type fooding, have medium depth sulfidic layer (> 50 cm), influenced by salt (dry season), land suitability for paddy: Marginally Suitable ( S3); for maize : Not Suitable (N), for citrus, coconut and pepper : Not Suitable (N). The third system: C fooding type, have deep depth sulfidic layer (> 70 cm), land suitability for paddy: Marginally Suitable (S3) in rainy season and Not Suitable (N) in dry season; for maize : Not Suitable (N) in rainy season and Marginally Suitable (S3) in dry season; for coconut: Marginally Suitable (S3) and Not Suitable (N); for citrus and pepper : Not Suitable (N). The third land use system have the opportunity for the crop citrus, but need the fertility amelioration and water management of land. The Result of this research can be utilized as a base of land aspects bio-physic to plan of land utilization and management of The Centre of Citrus Production Area in Sambas Regency.

Kata Kunci : Tata Guna Lahan,Biofisik,Produksi Jeruk, land, land use planning, land use system, land evaluation, and Citrus Production Area


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.