Pemanfaatan pekerja lansia kepala rumah tangga (LKRT) : Kasus didesa Sendangsari kecamatan Minggir kabupaten Sleman propinsi D.I. Yogyakarta
Tri Yuliastuti, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.
1999 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPekerja lansia yang berperan sebagai kepala rumah tangga merupakan fenomena yang menarik untuk diteliti lebih mendalam. Hal ini mengingat usia mereka yang telah lanjut, namun mereka masih harus melakukan aktivitas pekerjaan yang menghasilkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dan keluarganya. Tujuan penelitian ini adalah ; pertama, untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan pekerja LKRT di Desa Sendangsari kedua, untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mempengaruhi pemanfaatan pekerja LKRT; ketiga, bagaimanakah tingkat pendapatan pekerja LKRT tersebut. Daerah penelitian dipilih dengan metode purposive sampling, sementara, untuk pemilihan responden digunakan metode random sampling. Responden adalah kepala rumah tangga yang telah berumur 60 tahun ke atas dan masih bekerja. Analisa data yang digunakan adalah tabel frekuensi dan tabel silang. Adapun uji statistik yang digunakan adalah uji t-test dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja LKRT kurang dimanfaatkan secara penuh. Kurang dari sepertiga saja dari LKRT yang telah dimanfaatkan secara penuh, dengan rata-rata jam kerja LKRT dibawah jam kerja normal. Hal ini menunjukkan rendahnya pemanfaatan pekerja LKRT. Curahan jam kerja LKRT dipengaruhi oleh faktor umur, jenis kelamin, pendidikan, kesehatan jumlah tanggungan dan status ekonomi. Jam kerja menurut umur menunjukkan hubungan yang negatif, yakni semakin tua umur LKRT semakin pendek jam kerja yang dicurahkan. Sebaliknya curahan jam kerja menurut pendidikan, kesehatan, status ekonomi dan besarnya jumlah tanggungan menunjukkan hubungan yang positif. Sementara itu menurut jenis kelamin, menunjukkan bahwa LKRT laki-laki memiliki jam kerja lebih panjang daripada LKRT perempuan. Rata-rata pendapatan LKRT di daerah penelitian tergolong rendah, bila dibandingkan dengan UMR DIY tahun 1998. Pendapatan LKRT tersebut dipengaruhi pula oleh faktor umur, jenis kelamin, pendidikan, kesehatan, jumlah tanggungan dan status ekonomi. Hubungan antara variabel pendapatan dan umur menunjukan hubungan yang negatif, sedangkan menurut pendidikan, kesehatan, jumlah tanggunga dan status ekonomi menunjukkan hubungan yang positif. Adapun pendapatan menurut jenis kelamin menunjukkan bahwa laki-laki mempunyai pendapatan lebih tinggi dibandingkan perempuan.
-
Kata Kunci : pekerja lansia,Minggir,Sleman,DIY,Kepala Rumah Tangga,Pendapatan Pekerja