Laporkan Masalah

Hubungan Hipertensi pada Orang Tua dengan Peningkatan Tekanan Darah Siswa Sekolah Dasar

DWIARSI SAJARIANA RIADANI, dr. Braghmandita Widya Indraswari, M.Sc, Sp.A (K) ; dr. Retno Palupi B. Med.Sc., M.Epid., M.Sc., Sp.A (K)

2023 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Prevalensi hipertensi pada anak usia 6-12 tahun sebesar 20,5% (Wati et al., 2019). Jika kedua orang tua hipertensi, maka angka kejadian hipertensi pada keturunannya meningkat sebesar 4-15 kali dibandingkan pada orang tua yang normotensi (Kalangi et al., 2015). Prevalensi hipertensi anak di Kulon Progo belum diketahui padahal prevalensi hipertensi usia dewasa menempati posisi kedua tertinggi di DIY (Riskesdas, 2018)

Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara hipertensi pada orang tua dengan peningkatan tekanan darah siswa Sekolah Dasar Kelas 2-4 di Kabupaten Kulon Progo

Metode Penelitian: Penelitian menggunakan desain observasional analitik cross sectional terhadap 127 siswa. Instrumen penelitian meliputi sphygmomanometer otomatis dan formulir wawancara. Data dianalisis menggunakana Uji Chi-Square, Uji Mann Whitney dan regresi logistik. 

Hasil penelitian: Analisis Uji Chi Square atau Fisher’s Exact menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi ibu (p=0,119) dan bapak (p=0,534) dengan peningkatan tekanan darah anak. Analisis Uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada tekanan diastolik anak antara kelompok Ibu yang hipertensi dan Ibu yang tidak hipertensi (p=0,039). Terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah orang tua yang hipertensi dengan peningkatan tekanan darah anak (p=0,050). Analisis Uji Fisher’s Exact menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan peningkatan tekanan darah anak (p=0,022). Analisis regresi logistik menunjukkan indeks massa tubuh menjadi faktor risiko yang paling bermakna (p=0,017;OR=4,061).

Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi orang tua dengan peningkatan tekanan darah siswa sekolah dasar.


Background: The prevalence of hypertension in children aged 6-12 years is 20.5% (Wati et al., 2019). If both parents have hypertension, the incidence of hypertension in their offspring increases by 4-15 times compared to parents with normal blood pressure (Kalangi et al., 2015). The prevalence of hypertension in children in Kulon Progo is unknown, while the prevalence of hypertension in adults ranks second highest in Yogyakarta Special Region (Riskesdas, 2018).

Objective: To determine the relationship between parental hypertension and increased blood pressure in students in grades 2-4 in Kulon Progo Regency.

Method: The study used an observational analytic cross-sectional design involving 127 students. Research instruments included an automatic sphygmomanometer and an interview form. Data were analyzed using the Chi-Square test, Mann-Whitney test, and logistic regression.

Results: The Chi-Square or Fisher's Exact test analysis showed no significant relationship between maternal hypertension (p=0.119) and paternal hypertension (p=0.534) with increased blood pressure in children. Mann-Whitney test analysis showed a significant difference in children's diastolic blood pressure between groups of mothers with hypertension and mothers without hypertension (p=0.039). There is a significant relationship between the number of hypertensive parents and increased blood pressure in children (p=0.050). Fisher's Exact test analysis showed a significant relationship between body mass index and increased blood pressure in children (p=0.022). Logistic regression analysis showed that body mass indekx is the most significant risk factor (p=0.017; OR=4.061).

Conclusion: There is no significant relationship between parental hypertension and increased blood pressure in elementary school students.


Kata Kunci : Hipertensi, Tekanan Darah, Anak, Orang Tua, Genetik

  1. S1-2023-455172-abstract.pdf  
  2. S1-2023-455172-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-455172-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-455172-title.pdf