Ragam Praktik Perencanaan Ruang Laut di Negara-Negara Maju: Kajian Pembelajaran bagi Indonesia
AKBAR ANWAR SYAHRUL, Atrida Hadianti, S.T., M.Sc., Ph.D.
2024 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
Sebagai negara maritim, Indonesia perlu memaksimalkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya kelautan yang dimilikinya. Hanya saja, faktanya, Indonesia baru mulai membangun negaranya berorientasi laut sejak dua dekade terakhir. Selain itu, Indonesia pun baru menetapkan rencana tata ruang laut nasional pertamanya pada tahun 2019. Dengan banyaknya negara yang telah menetapkan rencana tata ruang laut, terutama negara-negara maju, Indonesia perlu belajar cara mereka merencanakan ruang lautnya agar rencana tata ruang laut di Indonesia menjadi semakin efektif. Dalam mengambil best practices dari negara-negara maju tersebut, penelitian ini menggunakan metode analisis konten, gap analysis, dan analytical hierarchy process yang seluruh datanya diambil dari sumber sekunder. Penelitian ini menemukan bahwa negara-negara maju tersebut memiliki cara yang berbeda dalam merencanakan ruang lautnya. Beragamnya cara tersebut dapat memperkaya masukan untuk pengembangan perencanaan ruang laut di Indonesia. Berdasarkan temuan tersebut, setidaknya ada enam hal yang dapat ditingkatkan di Indonesia, yaitu memperkuat basis ekosistem, mendorong pengintegrasian kebijakan dan rencana, meningkatkan partisipasi publik, menggunakan sistem multiple-use zoning, memaksimalkan penggunaan teknologi, dan memperkuat pengendalian pemanfaatan ruang laut.
As a maritime country, Indonesia should be able to maximize the management and utilization of its marine resources. However, in fact, Indonesia has only started to develop a sea-oriented country in the last two decades. Apart from that, Indonesia also just established its first national marine spatial plan in 2019. With many countries having established marine spatial plan, especially developed countries, Indonesia needs to learn how they plan their marine space so that marine spatial plan in Indonesia becomes more effective. In taking best practices from developed countries, this research uses content analysis, gap analysis, and analytical hierarchy process methods, all of which data is taken from secondary sources. This research found that developed countries have different ways of planning their marine space. These various ways can enrich input for the development of marine spatial planning in Indonesia. Based on these findings, there are at least six things that can be improved in Indonesia, including strengthening the ecosystem base, encouraging the integration of policies and plans, increasing public participation, using a multiple-use zoning system, maximizing the use of technology, and strengthening control over the use of marine space.
Kata Kunci : Indonesia, negara-negara maju, perencanaan ruang laut, rencana tata ruang laut