Laporkan Masalah

DISTRIBUSI DAN POLA LUKA KEKERASAN SEKSUAL PADA KORBAN PEREMPUAN YANG DIPERIKSA DI RSUP DR. SARDJITO DARI TAHUN 2018-2022

BRILLIANT ALENDRA ADIANFRA, dr. Wikan Basworo, Sp.F.M ; Rusyad Adi Suriyanto S.Sos., M.Hum

2023 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Kekerasan seksual adalah suatu tindakan kekerasan yang meliputi pelecehan seksual, kontrol seksual, pemerkosaan, dan segala penyiksaan seksual yang melanggar prinsip hak asasi manusia. Tingginya kasus kekerasan seksual pada perempuan di Indonesia cukup banyak dan dibuktikan oleh KOMNAS Perempuan Indonesia, dilaporkan terdapat 327.629 kasus kekerasan seksual pada tahun 2020. WHO menyampaikan salah satu faktor terjadinya kekerasan seksual adalah faktor komunitas dan lingkungan seperti kebudayaan atau kebiasaan yang mendukung adanya tindakan kekerasan seksual, kekerasan yang dilihat melalui media, kelemahan kesehatan, pendidikan, ekonomi dan hukum, aturan yang tidak sesuai atau berbahaya untuk sifat individu.

Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui distribusi dan pola luka kekerasan seksual pada korban perempuan berdasarkan usia, lokasi kekerasan, status perkawinan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito dari tahun 2018-2022.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan retrospektif berdasarkan rekam medis pada kasus kekerasan seksual di RSUP dr. Sardjito pada tahun 2018-2022.

Hasil:  Terdapat cukup banyak kasus kekerasan seksual pada perempuan terutama pada tahun 2022 (62,96%). Dari penelitian ini didapatkan bahwa korban perempuan terbanyak pada usia 17-25 tahun (33,34%), belum menikah (88,89%), dan pelaku adalah orang yang memiliki hubungan dekat dengan korban seperti teman, hal ini dikarenakan mereka lebih banyak menghabiskan waktu luang sendirian atau dengan teman dan kenalan di luar rumah. Distribusi luka terbanyak adalah pada alat kelamin (69%) dengan luka robek (47%) dan ditemukan cukup banyak robekan baru pada hymen.

Kesimpulan: Prevalensi kejadian kekerasan seksual terhadap perempuan di RSUP yang masih cukup banyak terutama pada tahun 2022. Remaja awal sebagai korban terbanyak oleh orang terdekatnya. Dengan distribusi terbanyak adalah luka robek pada alat kelamin dan adanya robekan baru pada hymen.

Background: Sexual violence is an act of violence that includes sexual harassment, sexual control, rape, and any sexual torture that violates human rights principles. The high number of cases of sexual violence against women in Indonesia is quite a lot and is proven by KOMNAS Perempuan Indonesia, it was reported that there were 327,629 cases of sexual violence in 2020. WHO said that one of the factors for the occurrence of sexual violence is community and environmental factors such as culture or habits that support acts of sexual violence, violence seen through the media, weaknesses in health, education, economics and law, rules that are inappropriate or harmful to the quality of the individual.

Objective: This study aims is to assess the distribution and pattern of injuries of sexual violence to female victims based on age, location, and marriage status at the Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Sardjito from 2018 to 2022.

Method: This study used an observational method with a retrospective approach based on medical records on cases of sexual violence at dr. Sardjito in 2018-2022.

Result: There are quite some cases of sexual violence against women, especially in 2022 (62.96%). From this study it was found that most female victims were aged 17-25 years (33.34%), unmarried (88.89%), and the perpetrators were people who had a close relationship with the victim such as a friend, this was because they spent their leisure time alone or with friends and acquaintances outside the home. The most distribution of injuries was on the genitals (69%) with lacerations (47%) and there were quite some new tears in the hymen.

Conclusion: The prevalence of incidents of sexual violence against women at RSUP is still quite a lot, especially in 2022. Early adolescents are the most victims by those closest to them. With the most distribution are lacerations on the genitals and new tears in the hymen.

Kata Kunci : Kekerasan seksual, pelecehan seksual, pola luka

  1. S1-2023-458871-abstract.pdf  
  2. S1-2023-458871-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-458871-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-458871-title.pdf