Tanggapan penduduk terhadap pembangunan waduk sermo di kalurahan Hargowilis, kecamatan Kokap kabupaten Kulon Progo
Win Islamuddin Bale, Prof. Drs. R. Bintarto
1986 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANMasalah pengadaan sebuah bendung atau waduk di suatu daerah tidaklah hanya merupakan suatu usaha yang bersifat fisik dan teknis belaka. Sesuai dengan tujuan dan manfaatnya sebuah bendung merupakan suatu usaha pembangunan yang meliputi berbagai bidang. Kesemua itu nantinya akan meng- arah pada satu tujuan pokok, yakni demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat banyak. Penduduk yang tinggal di daerah calon lokasi bendung, adalah mereka yang memberikan pengorbanan pertama bagi ter- capainya tujuan yang mulia tersebut. Seberapa jauh kepen- tingan mereka diperhatikan, menjadi isi dan maksud yang di- harapkan dari penelitian ini, sedang tujuan ilmiah yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui bagaimana tanggapan penduduk terhadap adanya pembangunan waduk Sermo di Kalurahan Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini dibatasi hanya pada daerah dalam wila- yah administratif Kalurahan Hargowilis. Beberapa alasan yang menjadi dasar dari tindakan tersebut, antara lain, bahwa daerah Hargowilis merupakan daerah calon lokasi ben- dung, di samping itu mengingat pula adanya perkiraan sejumlah penduduk yang akan terkena genangan dengan perbandingan jumlah keseluruhan terbanyak berada di daerah Hargowilis (lebih dari 78 % dari 301 kepala keluarga yang diperkirakan). Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah survai, dengan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara "purposive", yakni suatu cara pengambilan sampel dengan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian. Pertimbangan tersebut adalah, bahwa daerah sampel merupakan daerah yang terkena rencana pembangunan waduk, sehingga dengan demikian terpilih 6 pedukuhan di antara semua pedukuhan yang ada di lurahan Hargowilis. Jumlah responden diambil dari tiap pedukuhan, yang dalam hal ini untuk jumlah responden yang memang kecil atau sedikit pada pedukuhan tertentu diambil seluruhnya, sedang untuk sejumlah responden yang cukup besar pada lain pedukuhan ditentukan secara "proporsional". Ka- Mengikuti perkembangan permasalahan di daerah rencana pembangunan waduk, nampaknya usaha untuk mengikutsertakan masyarakat, dalam artian keterlibatan mereka dalam proses pengambilan keputusan, nampaknya dirasakan kurang. Hal tersebut menimbulkan adanya gejala permasalahan sosial dan mengundang tanggapan yang kurang positip di dalam masyarakat. Besarnya jumlah responden yang menanggapi tidak setuju dalam penelitian ini tidaklah menggambarkan besar kecilnya keinginan mereka untuk ikut membantu program pembangunan pemerintah, tetapi lebih banyak merupakan ungkapan isi ha- ti mereka.
-
Kata Kunci : Waduk Sermo,Pembangunan Waduk,Kesejahteraan Masyarakat,Kokap,Kulonprogo,DIY