Pergeseran Nilai Ruang Kawasan Kepatihan Surakarta dalam Perspektif Masyarakat Lokal
Arnindya Afifah Urfan, Prof. Ir. Sudaryono, M.Eng., Ph.D
2024 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah
Kota Surakarta sebagai lokasi kerajaan dinasti Mataram Islam memiliki sistem pemerintahannya sendiri. Patih sebagai pelaksana sistem pemerintahan tersebut memiliki kawasan perkantoran yang disebut Kepatihan. Kawasan ini telah mengalami transformasi akibat berbagai peristiwa yang terjadi di Surakarta. Warisan tata ruang yang dirancang oleh pendahulunya kini semakin samar dan sulit diamati. Pembangunan yang ada di Kawasan Kepatihan sebagai salah satu warisan tata ruang dirasa tidak selaras dengan akar budayanya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana nilai ruang di Kawasan Kepatihan Surakarta dalam perspektif masyarakat lokal. Dengan metode penelitian kualitatif dengan paradigma fenomenologi dengan pendekatan induktif untuk menyusun hasil penelitian yang bersumber dari data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan narasumber yang merupakan masyarakat lokal di Kota Surakarta. penelitian ini menghasilkan suatu teori yang menyatakan bahwa nilai ruang Kawasan Kepatihan Surakarta dalam perspektif masyarakat lokal mengalami pergeseran dari yang sebelumnya memiliki nilai politis menjadi nilai kultural.
Kata Kunci : Nilai ruang, fenomenologi, masyarakat lokal