Keserasian lingkungan sebagai alternatif pendekatan dalam perencanaan pembangunan di kecamatan Bangsri dan kecamatan Keling kabupaten Jepara Jawa Tengah
Yuthan Daru Nugroho, Drs. Su Ritohardoyo, M.A.; Drs. Agus Sutanto, M.Sc.
1998 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPermasalahan utama dalam penelitian ini adalah adanya rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang berlokasi di Kecamatan Bangsri dan Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, yang diperkirakan akan berpengaruh terhadap kondisi lingkungan hidup dan kependudukan di daerah setempat. Tujuan utama penelitian ini adalah mengkaji tingkat keserasian antara lingkungan hidup dengan kependudukan dan menyusun hirarki pusat-pusat pelayanan serta mengkaji hubungan hirarki pusat-pusat pelayanan dengan tingkat keserasian lingkungan. Metode yang digunakan adalah analisis data sekunder. Analisis yang digunakan untuk menilai tingkat keserasian antara lingkungan hidup dan kependudukan adalah analisis nilai serasi dan analisis keseimbangan. Hirarki pusat-pusat pelayanan yang disusun menggunakan analisis scalogram dengan pembobotan, sedangkan hirarki dibagi menjadi tiga klas dengan menggunakan asumsi distribusi normal nilai Z. Untuk melihat tingkat kecukupan dari sarana dan prasarana yang ada digunakan standard dari Direktorat Tata Kota dan Tata Daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks lingkungan hidup (IL) daerah penelitian adalah baik, sedangkan indeks kependudukan (IKP) memiliki variasi dari negatif sampai positif. Desa Kelet di Kecamatan Keling merupakan desa dengan kategori sangat serasi, selain itu terdapat 34 desa dengan kategori serasi, dan 6 desa yang memiliki tingkat keserasian sedang. Analisis keseimbangan menunjukkan bahwa dari 41 desa, terdapat 30 desa dengan kategori serasi dan 11 desa dengan kategori tidak serasi tingkat II. Dengan demikian maka secara umum tingkat keserasian di daerah penelitian adalah baik. Hirarki pusat-pusat pelayanan menunjukkan bahwa terdapat 4 desa pada hirarki I, 29 desa pada klas hirarki II, dan 8 desa pada klas hirarki III. Tingkat kecukupan dari sarana dan prasarana memperlihatkan bahwa pada tingkat desa telah tercukupi untuk jenis pelayanan sekolah dasar (SD) dan sarana peribadatan, sedangkan jenis pelayanan yang belum memenuhi tingkat kecukupan adalah jenis pelayanan warung, toko, dan lapangan olah raga. Untuk tingkat kecamatan, jenis pelayanan yang telah terpenuhi meliputi pasar dan puskesmas, sedangkan yang belum memenuhi standard ketersediaan adalah SLTP, SLTA, dan dokter praktek.
-
Kata Kunci : Keserasian lingkungan ,Pembangkit tenaga listrik,Keling,Jepara,Jawa tengah