Proses Implementasi Aplikasi ELSIMIL:Manifestasi Transformasi Digital Dalam Inovasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting (Studi Kasus di Kabupaten Kulon Progo)
Christin Aprilya Adam, Dr. Hakimul Ikhwan, M.A.;Dr. Dewi Haryani Susilastuti, M.Sc.
2023 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan
Saat ini inovasi memainkan peran yang menentukan dalam kebijakan pembangunan ekonomi dan sosial suatu negara untuk membantu meningkatkan produktivitas, yang tentunya menjadi landasan daya saing, dan meningkatkan kesejahteraan. Merespon suatu isu problematis terkini, yakni stunting yang berdampak pada produktivitas dan kualitas generasi masa depan . Berbagai upaya kebijakan telah dilakukan pemerintah. Guna mempercepat upaya tersebut maka dibuatlah inovasi dengan menggunakan teknologi sebagai adopsi era digital saat ini, yakni Elsimil. Sebagai media skrining, edukasi dan pendampingan sejak tiga bulan sebelum pernikahan. Pada implementasinya di berbagai daerah terdapat berbagai kendala, seperti terhambat karena jaringan, kurangnya pemahaman dan keahlian user dalam mengakses Elsimil, dan sebagainya. Meski demikian pada penerapannya di DIY, capaian Kulon Progo ada di urutan atas. Padahal jika terkait dengan penggunaan aplikasi digital, diperlukan infrastruktur digital yang memadai. Namun secara geografis Kulon Progo merupakan daerah yang jangkauan digital dan infrastruktur kurang dibanding kabupaten lain di DIY. Akan tetapi Kulon Progo dapat tetap menerapkan inovasi ini dengan baik. Hal tersebut tentunya menjadikan praktik implementasi inovasi di Kulon Progo dapat dijadikan studi best practice bagi daerah lainnya. Proses dan faktor yang mempengaruhi dalam implementasinya tentu akan sangat berpengaruh terhadap harapan atau tujuan dari dibuatnya inovasi ini. Oleh karenanya tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan faktor pada implementasi inovasi Elsimil di Kabupaten Kulon Progo. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat tunggal holistik lini masa melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasilnya, pada proses implementasi inovasi ini terbagi dalam tiga periode. Periode pertama diawali dengan adanya persiapan, periode kedua adalah implementasi awal dan pengembangan implementasi di periode ketiga. Kemudian faktor yang mempengaruhi proses implementasi inovasi yakni karakteristik lingkungan kontekstual, karakteristik internal organisasi, karakteristik inovasi, kolaborasi yang berjalan baik lintas sektor yang terjadi di Kulon Progo, leader legacy serta karakteristik individu itu sendiri.
Today innovation plays a decisive role in a country's economic and social development policies to help increase productivity, which is the foundation of competitiveness, and improve welfare. Responding to a recent problematic issue, namely stunting, which impacts the productivity and quality of future generations. Various policy efforts have been made by the government. In order to accelerate these efforts, an innovation was made using technology as an adoption of the current digital era, namely Elsimil. As a media for screening, education and mentoring since three months before marriage. In its implementation in various regions, there are various obstacles, such as being hampered by the network, lack of understanding and expertise of users in accessing Elsimil, and so on. However, in its implementation in DIY, Kulon Progo's achievements are at the top. In fact, if it is related to the use of digital applications, adequate digital infrastructure is needed. However, geographically Kulon Progo is an area with less digital coverage and infrastructure than other districts in DIY. However, Kulon Progo can still implement this innovation well. This certainly makes the practice of implementing innovations in Kulon Progo a best practice study for other regions. The process and influencing factors in its implementation will certainly greatly affect the expectations or goals of making this innovation. Therefore, the purpose of this research is to find out the process and factors in the implementation of Elsimil innovation in Kulon Progo Regency. The research method used is descriptive qualitative with a single case study approach holistic timeline through interviews, observation and documentation. As a result, the process of implementing this innovation is divided into three periods. The first period begins with preparation, the second period is initial implementation and implementation development in the third period. Then the factors that influence the innovation implementation process are the characteristics of the contextual environment, internal organizational characteristics, innovation characteristics, good collaboration across sectors in Kulon Progo, leader legacy and individual characteristics themselves.
Kata Kunci : elsimil, policy innovation, inovasi kebijakan, stunting, digital transformation, transformasi digital