Laporkan Masalah

Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas perumahan dikecamatan Ngampilan kotamadya Yogyakarta tahun 1988

Wingki Ginting, Drs. Hadi Sabari Yunus, M.A.

1989 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Kecamatan Ngampilan termasuk wilayah yang padat penduduk di Kotamadya Yogyakarta. Padatnya penduduk di daerah penelitian ini akan mengakibatkan timbulnya variasi kemampuan penduduk dalam hal mewujudkan suatu bangunan rumah. Tingkat kemampuan penduduk yang berbeda akan menimbulkan perbedaan kualitas perumahan antara lingkungan yang satu dengan lingkungan yang lainnya. Penelitian ini adalah suatu pembahasan tentang kualitas perumahan, dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Langkah yang ditempuh untuk tercapainya tujuan penelitian ini, penulis akan membahas enam ubahan bebas dan satu ubahan tergantung. Keenam ubahan bebas tersebut adalah: kepadatan penduduk, liputan bangunan (building coverage), letak perumahan terhadap jalur jalan, tingkat pendapatan kepala keluarga, tingkat pendidikan kepala keluarga, dan Jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan kepala keluarga. Untuk ubahan tergantung adalah kualitas perumahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai, yaitu pendekatan terrestrial dan wawancara langsung pada responden dengan daftar pertanyaan yang sudah dipersiapkan. Pemilihan daerah penelitian dila- kukan dengan cara "purposive sampling", yaitu dengan cara memilih rukun tetangga (RT) yang padat penduduk dan RT yang tidak padat penduduk dari masing-masing wilayah rukun kampung (RK). Pemilihan responden dilaksanakan pada daerah penelitian dengan cara sensus, yaitu kepala keluarga pemilik rumah yang bertempat tinggal pada rumah tersebut. Pemilihan responden ini menghasilkan 170 kepala keluarga. Teknik analisa statistik menggunakan "Metode Uji Zh" dan "Koefisien Ko- relasi Pangkat Spearman". Perbedaan kepadatan penduduk mempunyai pengaruh yang signifikan dengan kualitas perumahan. Variasi liputan bangunan mempunyai korelasi negatif dengan kualitas perumahan. Perbedaan letak perumahan terhadap jalan mempunyai pengaruh yang signifikan dengan kualitas perumahan. Tingkat pendapatan kepala keluarga mempunyai korelasi positif dengan kualitas perumahan. Tingkat pendidikan kepala keluarga mempunyai korelasi positif dengan kualitas perumahan. Jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan kepala keluarga tidak mempunyai hubungan yang berarti dengan kualitas perumahan. Hasil perhitungan data secara statistik diperoleh dua ubahan bebas yang mempunyai nilai tertinggi, yaitu letak perumahan terhadap jalan (metode uji Zh) dan tingkat pendapatan kepala keluarga (koefisien korelasi pangkat Spearman). Jadi dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa letak perumahan terhadap jalan dan tingkat pendapatan kepala keluarga dapat meramalkan kualitas perumahan di Kecamatan Ngampilan.

-

Kata Kunci : Kualitas Perumahan,Ngampilan,Kota Yogyakarta, DIY

  1. S1-1989-2743-Wingki_Ginting-abstract.pdf  
  2. S1-1989-2743-Wingki_Ginting-bibliography.pdf  
  3. S1-1989-2743-Wingki_Ginting-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1989-2743-Wingki_Ginting-title.pdf