Migran wanita pekerja pabrik dikawasan industri Pulogadung, Jakarta
Yunik Paramastuti, Dra. Daryati Sugeng Martopo, S.U.
1989 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian mengenai migran wanita pekerja pabrik dilakukan dengan mengambil kasus di Kawasan Industri Pulogadung yang secara umum bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai, (1) faktor-faktor yang mempengaruhi migran wanita memilih pekerjaan sebagai pekerja pabrik dan (2) karakteristik migran wanita pekerja pabrik. Pemilihan Kawasan Industri Pulogadung sebagai wilayah penelitian adalah secara "purposive", sedang pemilihan lokasi industri dilakukan secara "sampling". Dalam upaya menentukan responden terlebih dahulu dilakukan pengamatan pendahuluan ("recoinnaisence survey"), sehingga dapat dikumpulkan industri-industri yang mempekerjakan pekerja wanita kurang lebih sama jumlahnya dengan pekerja pria. Pemilihan industri dilakukan secara acak untuk 2 buah industri, sedang pemilihan responden dilakukan secara sensus terhadap pekerja wanita yang merupakan migran permanen. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metoda wawancara yang disertai daftar pertanyaan dan menggunakan metoda observasi. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan menggunakan daftar pertanyaan dan observasi, sedang data sekunder diperoleh dari catatan-catatan yang ada pada instansi-instansi yang ada hubungannya dengan masalah penelitian. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan tabel frekuensi dan tabel silang. Tabel frekuensi digunakan untuk analisa satu variabel, sedang tabel silang digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong wanita melakukan migrasi adalah karena rendahnya pendapatan. Hal ini disebabkan oleh sempitnya lahan pertanian keluarga dan sedikitnya kesempatan kerja diluar pertanian, Lebih dari separuh (65,8 persen) migran wanita dari keluarga yang tidak memiliki tanah pertanian. rasa tanggung jawab terhadap keluarga, mereka berusaha cari pekerjaan dengan melakukan migrasi ke Jakarta. Pemilihan daerah tujuan didasari oleh pengetahuan mi- gran sendiri mengenai daerah tujuan. Dengan demikian berarti migran sudah tertarik sebelumnya terhadap daerah tujuan se- belum mereka pindah. Informasi terbesar berasal dari famili atau teman yang lebih dahulu berada di daerah tujuan (61,7 persen), sehingga dapat dikatakan bahwa informasi dari famili atau teman dapat mempengaruhi angkatan kerja bekerja di luar daerah asal. Umur responden pada saat dilakukan penelitian rata-rata 28,8 tahun. Proporsi terbesar adalah migran wanita yang berumur 20-29 tahun (70,0 persen). Lebih dari separuh (55,8 persen) migran wanita mempunyai pendidikan SMTP, selebihnya adalah migran yang mempunyai pendidikan SD (22,5 persen) dan SMTA sebesar 21,7 persen. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa terdapat pengaruh pendidikan terhadap frekuensi melakukan mobilitas pekerjaan, semakin tinggi tingkat pendidikan semakin sering pindah pekerjaan. Dapat dilihat juga bahwa ada pengaruh lama bekerja terhadap penghasilan yang diperoleh, sehingga semakin lama seseorang bekerja sebagai pekerja pabrik semakin besar penghasilan yang diperoleh
-
Kata Kunci : Migran Wanita,Transportasi,DKI Jakarta,Pulogadung