Laporkan Masalah

Wanita pekerja pabrik tekstil di desa Pandeyan kecamatan Tasikmadu kabuapten Karanganyar : Sebuah studi tentang keadaan sosial ekonomi

Rochmad Subagyo, Drs. Kasto, M.A.

1989 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteris¬tik demografis maupun sosial ekonornis dari wanita pekerja pabrik tekstil, serta penggunaan penghasilanya,baik untuk kepentinsan sendiri maupun yang disumbangkan kepada kelu-arganya. Selain itu, juga untuk mengetahui keadaan sosial ekonomi keluarga wanita pekerja pabrik tekstil. Dalam penelitian ini metode yang dipakai adalah survai. Adapun pengambilan sampelnya secara sistimatis (sistimatic sampling) yang meliputi 120 responden wanita pekerja pabrik tekstil, dan 110 kepala keluar,:a wanita pekerja pabrik teks¬til. Untuk selanjutnya, data dianalisa menggunakan tabel frekeunsi dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keadaan sosial e-konomi keluarga wanita pekerja pabrik tekstil tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari diantaranya : rata-rata tingkat pendidikan kepala keluarga tidak tamat SD, bahkan ada 41,8 persen tidak mengenyam pendidikan formal sama se¬kali. Selain itu, mata pencaharian sebagian besar (29,1 persen) sebagai petani, sedang yang lainya ada 14,5 persen sebagai pekerja industri, 10,9 persen berjualan bahkan ada 10 persen ata-0 11 responden yang tidak bekerja sama sekali. Ternyata, mata pencaharian tersebut tidak menjanjikan peng¬hasilan yang cukup ditambah lagi beban tanggungan keluarga yang besar (ada 87,5 persen kepala keluaraga yang mempunyai beban tanggungan lebih dari 4 orang). Akibat lebih jauh da¬ri keadaan ini, maka beban pemenuhan keluarga juga menjadi .tanggung jawab dari anggota keluarga yang lain. Hal yang semacam ini merupakan salah satu penyebab yang mendorong anggota keluarga untuk bekerja. Mengenai umur dari wanita pekerja pabrik tekstil, ra-ta-rata berumur relatif muda dan sebagian besar belum kawin. Adapun tingkat Hendidikanya juga tergolong rendah karena ma-yoritas (80 persen) hanya dapat menamatkan SD ke bawah. Bekerja pada pabrik tekstil ini, jam kerjanya termasuk panjang karena hampir semua (97,5 persen) wanita pekerja pabrik tekstil tersebut bekerja di atas jam kerja normal (35 jam per minggu). Bahkan, ada yang bekerja hampir dua kali lipat dari jam kerja normal (di atas 55 jam per minggu) sebanyak 15 persen. Biarpun jam kerja tinggi, namun pengha¬silan yang diterima relatif rendah. Untuk penggunaan peng-hasilan yang menyangkut tentang keluarga, mereka sebagian besar (82,5 persen) dapat menyumbangkan penghasilanya ke-pada keluarga. Besarnya sumbangan ini tidak tergolong ting¬gi, karena ada 62,6 persen besarnya sumbangan tersebut ku¬rang dari 25 persen terhadap proporsi penghasilan keluarga. Hasil lain juga menunjukkan bahwa semakin kecil penghasilan keluargaisemakin besar sumbangan penghasilan dari wanita pekerja pabrik tekstil. Untuk penerimaan penghasilan wanita pekerja pabrik tekstil yang besar, tidak diikuti dengan se¬makin besar pula sumbangan penghasilan tersebut

-

Kata Kunci : Wanita Pekerja Pabrik,Buruh,Karanganyar,Jawa Tengah

  1. S1-1989-Rochmad_Subagyo-abstract.PDF  
  2. S1-1989-Rochmad_Subagyo-bibliography.PDF  
  3. S1-1989-Rochmad_Subagyo-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1989-Rochmad_Subagyo-title.PDF