Laporkan Masalah

PENERAPAN MODEL JARINGAN KERJA UNTUK PERENCANAAN PRODUKSI STEK PUCUK (Studi Kasus pada Pelaksanaan Pembangunan Model Unit Manajemen Hutan Meranti (PMUMHM) di Pulau Laut Kalimantan Selatan)

Eko Yuwono, Ir. Djoko Suharno Radite, M.S.

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penanaman merupakan kegiatan investasi di bidang kehutanan yang memerlukan kecermatan perhitungan dan penghematan. Pembangunan Modified Koffco sebagai suatu sistem pengadaan bibit pada pelaksanaan Pembangunan Model Unit Manajemen Hutan Meranti (PMUMHM) memerlukan suatu model perencanaan kerja agar bibit yang dihasilkan tepat waktu dan sesuai dengan target penanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat suatu model jaringan kerja pengadaan bibit meranti dari stek pucuk yang berfungsi sebagai alat perencanaan dan pengawasan kerja yang efisien. Penelitian dilakukan di persemaian Dipterocarpaceae Sungai Kawau I, PT JNHUTANI II, Pulau Laut, Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis jaringan kerja (network) dengan dasar perhitungan prestasi kerja (time study) pada setiap tahapan kerja pengadaan bibit meranti dari stek pucuk. Hasil penelitian ini diperoleh prestasi kerja masing-masing tahapan kegiatan yaitu: pembuatan bahan stek: 993,278 batang/HOK; penyapihan stek: 319,737 batang/HOK; pembersihan bedeng sapih: 7,389 bedeng/HOK; pengangkutan sapihan ke bedeng sapih: 2418,182 batang/HOK; pemupukan: 6009,036 batang/HOK; seleksi bibit: 1639,277 batang/HOK; penyiangan materi genetik: 1,847 jalur/HOK; dan pemupukan materi genetik: I 9,95 jalur/HOK. Jaringan kerja (network) pengadaan bibit meranti dari stek pucuk menunjukkan bahwa pekerjaan pemupukan bibit, seleksi bibit, dan penyiangan materi genetik dalam pengerjaannya dapat ditunda (non critical path) tanpa mempengaruhi kelancaran produksi dan pengerjaannya sebaiknya diborongkan. Waktu per periode produksi pada jaringan kerja pengadaan bibit adalah 282 hari kerja dengan output 56.726 batang. Sedangkan periode berikutnya baru dapat dimulai pada hari ke-59 periode sebelumnya. Kapasitas dua buah glass house sebesar 80.640 batang bahan stek dengan prosentase keberhasilan bibit sampai siap tanam sebesar 70,34%.

Planning is investment activity in forestry that its implementation need acuration accounting and economy. Modified Koffco as a seedling supplies system at Dipterocarp Forest Management Unit Model Development (PMUMHM) needs a work planning model in order to seedlings output are on time and appropriate on target. The aim of this research is to make a network model of dipterocarp seedlings supplies from cutting that it will be work planning and efficiency work controlling tools. This research did at Dipterocarpaceae nursery, Sungai Kawau 1, PT INHUTANI II, Pulau Laut, South Kalimantan. Research method is network analysis,it based on time study for each work element of dipterocarp seedlings supplies from cutting. Result of this research gets work performances for each work element, i.e. material cutting preparation is 993,278 stems/day of working labor; weaning cutting is 3 I 9,737 stems/day of working labor; cleaning seedling shed is 7,387 sheds/day of working labor; carry away seedling to shed is 2418, 182 stems/day of working labor; manuring seedling is 6009,036 stems/day of working labor; seedling selection is 163 9,277 stems/day of working labor; cleaned weed of genetic resourses is 1,847 strips/day of working labor; and manuring genetic resourses is 19,95 strips/day of work labor. Network of dipterocarp seedlings supplies from cutting show that manuring seedlings, selection seedlings,and cleaned weed of genetic resourses can be delayed (non critical path) without disturb prossesing of production and must be contracted. Duration of once production period at Network is 282 working days to produce 56.726 seedlings. Where as the next period can be started on 59th day of last period. Capacity of two glass house are 80.640 cuttings with output percentage 70,34 %.

Kata Kunci : pengadaan bibit, perencanaan kerja, jaringan kerja (network), prestasi kerja

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf