Laporkan Masalah

PERANAN MANGROVE TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI PERIKANAN TAMBAK DI KAWASAN MANGROVE PANTAI UTARA KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

HERLAMBANG KUSUMA DWI SAPUTRA, Dr. Erny Poedjirahajoe, M.P.

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Ekosistem mangrove mempunyai peranan sangat penting dari aspek ekologi dan ekonomi. Kawasan rehabilitasi mangrove keberadaanya sekarang semakin sedikit. Konversi kawasan hutan menjadi areal pertambakan merupakan permasalahan utama bagi kawasan mangrove. Dewasa ini sistem silvofishery dipandang mampu menjaga keberadaan mangrove karena sistem ini merupakan kombinasi antara perikanan dan kehutanan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang selama tiga bulan dari bulan Maret sampai Mei 2007. Tujuan dari penelitian ini ( 1) mengetahui pertambahan berat ikan pada tambak sistem silvofishery pola komplangan dengan konvensional, (2) mengetahui hubungan antara pertambahan berat ikan bandeng dengan kerapatan tanaman, kepadatan plankton, serta faktor lingk:ungan penyusun hutan mangrove. Metode untuk mengetahui pertambahan berat ikan yaitu : menggunakan tambak system silvofishery pola komplangan tahun tanam 1993, 1971 dan tambak konvensional. Setiap tambak diberi keramba jaring sebagai plot pengamatan dengan tiga kali ulangan. Peleta.kan plot berada di kiri-kanan dan tengah tambak agar mewakili luasan tambak. Metode Analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel terhadap pertambahan berat ikan digunakan analisis ANOV A (Analysis of Variance) dua arah dengan interaksi untuk percobaan rancangan faktorial yang dilanjutkan dengan uji LSD (List Significant Different). Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui hubungan pertambahan berat ikan dengan variabel-variabel yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan rata-rata berat ikan bandeng pada tambak komplangan 1993 dan 1971 masing????masing sebesar 886, 11 gram dan 802, 77 gram sedangkan tambak konvensional 577, 78 gram. Selisih pertambahan berat ikan bandeng antara tambak komplangan dan konvensional adalah 308,33 gram. Persamaan linear hasil uji regresi antara berat ikan dengan faktor fisik & biotik mangrove adalah Y = 257,206 + 0,510 X 1 + 0,001 X2 - 90,902 X3 + 21,709 Xi+ 3,998 X5 + 39,636 ???? dengan kerapatan tanaman (X1), kepadatan plankton (X2), suhu (X3), pH (Xi), salinitas (X 5), dan oksigen terlarut (X6).

Mangrove ecosystem plays very important role in ecological and economic aspect. Existence of mangrove rehabilitation area is increasingly fewer. Conversion of forest area to be fishpond area is main problem for mangrove area. Today, silvofishery system is considered to be able to keep existence of mangrove because this system is combination between fishery and forestry. This research was done in Pasar Banggi village, Rembang district, Rembang regency for three monts, from March to July 2007. Objective of this research (1) was to fish weight gain of fishpond using silvofishery of komplangan pattern compared with conventional fishpond, (2) was to association between fish weight gain and density mangrove, plankton concentration, and environmental factor structuring mangrove forest shaper. To know fish weight gain, it used komplangan type silvofishery system fishpond for 1993 and 1971 plant sessions and conventional fishpond. Each fishpond was eguipped with net basket as observational plot with three repetitions: Plots were placed in left, right, and central sides of the basket to represent basket broadness. It used two-way analysis of variant (ANOVA), factorial design experiment and the Least Significant Difference (LSD) test to study influence of variables on fish weight gain. Multiple linear regression analysis was used to examine association of fish weight gain and existed variables. Result of the research indicated that average gain of milkfish weight in komplangan fishpond 1993 and 1971 were 886,11 grams and 802,77 grams, respectively, while conventional fish pond yielded 577,78 grams. So, the different of the gains was 308,33 gram. Linear regression equation and physical and biotic factors of mangrove was Y = 257,206 + 0,510 X 1 + 0,001 X2 -90,902 X3 + 21,709 Xi+ 3,998 X5 + 39,636 °X6, with variables of plan density (X 1 ), plankton concentration (X2), temperature (X3), pH (Xi), salinity (Xs) and dissolved oxygen (X6)-

Kata Kunci : Mangrove, silvofishery, rehabilitasi.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf