Laporkan Masalah

SELEKSI POHON UNTUK SARANG KUNTUL KERBAU (Bubulcus ibis) DI DUSUN WISATA KETINGAN KAB. SLEMAN

EKO KOSASIH, Sena Adi Subrata, S.Hut. M.Sc.

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kuntul kerbau (Bubulcus ibis) telah berada di dusun Ketingan sejak tahun 1997. Keberadaannya menarik untuk diteliti karena penggunaan jenis pohon tertentu untuk sarangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan sifat selektif Kuntul kerbau terhadap jenis pohon, dan mengetahui karakteristik pohon yang berpengaruh terhadap keberadaan sarang Kuntul kerbau di pohon. Pohon yang digunakan untuk sarang diketahui dengan melakukan sensus di dusun Ketingan, berdasarkan hal itu didapatkan 7 jenis pohon yang digunakan dengan jumlah 46 dan ketersediaan pohon dengan jumlah 504. Pengujian Kaikuadrat antara jenis pohon yang digunakan dengan ketersediaan pohon, dilakukan untuk mengetahui keberadaan sifat selektif Kuntul kerbau. Berdasarkan jumlah jenis yang digunakan maka untuk keperluan analisis regresi logistik maka diambil sampel pohon yang tidak digunakan secara acak seperti jumlah pohon yang digunakan ( 46). Metode penentuan sampel ini disebut rancangan case control. Selain itu juga dilakukan pengukuran karakteristik pohon yaitu: tinggi pohon, tinggi tajuk, diameter setinggi dada, diameter tajuk, kerapatan tajuk, jarak dari gangguan, dan bentuk tajuk. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kuntul kerbau memilih tempat bersarang karena jenis pohon tertentu. Selain itu juga Kuntul kerbau menyeleksi pohon dengan karakteristik tertentu. Hal ini dapat dibuktikan dengan uji Kaikuadrat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara frekuensi observasi dengan frekuensi teoritik sehingga Kuntul kerbau memilih jenis tertentu yang ada di Ketingan (i-6 =14,042, p :'.S 0,05). Analisis regresi logistik yang dilakukan menghasilkan kesimpulan bahwa peluang suatu pohon digunakan untuk bersarang Kuntul kerbau dipengaruhi oleh diameter tajuk (koefisien bemilai +) artinya semakin besar diameter tajuk peluangnya semakin besar. Jika nilai diameter tajuk sama, maka peluang bentuk tajuk silindris digunakan lebih besar daripada peluang bentuk bulat. Implikasinya dalam pengelolaan habitat, diperlukan usaha konservasi terhadap habitat bersarang agar tidak semakin menyempit. Khusus dalam mengendalikan populasi Kuntul kerbau, modifikasi diameter tajuk 7:lan bentuk tajuk adalah salah satu cara mengendalikan populasi Kuntul kerbau.

Kata Kunci : Seleksi pohon, Kuntul kerbau, Case control, Regresi logistik

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf