Laporkan Masalah

Aktivitas pekerja dalam rangka meningkatkan ekonomi rumah tangga di desa Pakembinangun dan Hargobinangun kabupaten Dati II Sleman

Sri Rahayu Budiani, Drs. Kasto, M.A.

1994 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian aktivitas pekerja ini dilakukan di Desa Pakembinangun dan Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan daerah terhadap karakteritik aktivitas pekerja yang berkaitan dengan peningkatan pendapatan rumah tangga. Pengambilan desa ini didasarkan pada pertimbangan bahwa desa yang maju mempunyai kesempatan berusaha lebih banyak daripada desa kurang maju. Desa Pakembinangun termasuk desa maju terletak di Kecamatan Pakem sebelah selatan dengan kemiringan lereng relatif kecil. Mata air banyak muncul di daerah ini. Desa Hargobinangun terletak di sebelah utara Desa Pakembinangun mempunyai kemiringan lereng lebih besar. Hata air yang timbul lebih sedikit. eiri-eiri keterbelakangan Desa Hargobinangun bila tanpa Dusun Kaliurang masih cukup menonjol. Penelitian ini dilakukan dengan metode survai, pemilihan daerah menggunakan metode purposive sampling dengan mempertimbangkan fasilitas umum daerah tersebut. Sebagai sampel Desa Pakembinangun ditentukan Dusun Pakemtegal dan Dusun Labasan, Desa Hargobinangun menggunakan sampel Dusun Pandanpuro dan Dusun Randu. Jumlah rumah tangga di Dusun Pakemtegal dan Labasan sebanyak 264, Dusun Pandanpuro dan Randu 282. Dari rumah tangga itu dipilih secara acak sebanyak 75 rumah tangga untuk tiap desa. Dari 75 rumah tangga di Desa Pakembinangun diperoleh 137 pekerja, Desa Hargobinangun 146 pekerja. Pencarian data dengan kuesioner dan dilengkapi dengan data dari instansi terkait. Untuk menganalisa data yang telah diperoleh menggunakan tabel frekuensi, tabel silang dan nilai rata-rata. Perbedaan kondisi daerah mempengaruhi keadaan demografi daerah tersebut. Desa Pakembinangun mempunyai kepadatan 1267 jiwa per kilometer persegi, Desa Hargobinangun mempunyai kepadatan 665 jiwa per kilometer persegi. Di Desa Pakembinangun, pekerja yang bekerja di pertanian sedikit sekali, kurang dari 10 persen sebagian besar penduduknya bekerja di luar kegiatan pertanian. Lebih dari 50 persen pekerja di. Desa Hargobinangun mempunyai pekerjaan di bidang pertanian. Perbedaan lapangan pekerjaan ini selain dipengaruhi oleh kondisi daerah juga berkaitan dengan tingkat pendidikan pekerja tersebut. Rata-rata pendidikan para pekerja di Desa Pakembinangun adalah 10,75 tahun, sedang Desa Hargobinangun 7,33 tahun. Unt.uk Desa Pakembinangun rata-rata jam kerja pekerja di bidang pertanian 31,2'; di luar pertanian 49,33'. Untuk Desa Hargobinangun mempunyai rata-rata jam kerja 39,56' dan 47,8' per minggu. Tetapi apabila kedua kegiatan ini di gaburigkan karena ada sebagian pekerja yang mempunyai dua macam pekerjaan, maka rata-rata jam kerja untuk kedua daerah penelitian sudah cukup tinggi yaitu 51,43' untuk Desa Pakembinangun dan 47,3' di Desa Hargobinangun. Rata-rata pendapatan di Desa Pakembinangun jauh lebih tinggi dibanding Desa Hargobinangun, hal ini leblh banyak dipengaruhi oleh kegiatan non pertanian. Untuk meningkatkan pendapatan banyak pekerja yang belum kawin, jam kerja rendah dan pendapatan rendah mencari pekerjaan tambahan.

-

Kata Kunci : Ekonomi rumahtangga,Aktivitas pekerja,Pakem,Sleman,DIY

  1. S1-1994-3047-Sri_Rahayu_Budiani-abstract.PDF  
  2. S1-1994-3047-Sri_Rahayu_Budiani-bibliography.PDF  
  3. S1-1994-3047-Sri_Rahayu_Budiani-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1994-3047-Sri_Rahayu_Budiani-title.PDF