Laporkan Masalah

Pendapatan usaha tani perkebunan inti rakyat (PIR) lokal teh di kecamatan Reban kabupaten Batang

Sumasto, Drs. St. M. Tohardi

1991 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini mengambil pokok bahasan pendapatan usaha tani Perkebunan Inti Rakyat (PIR) lokal teh. PIR lokal teh merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka mengatasi rendahnya pendapatan petani di pedesaan. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pendapatan total keluarga petani sebelum dan sesudah dilaksanakan PIR lokal teh, apakah pendapatan yang diperoleh petani dari usaha tani PIR lokal teh mampu mendukung usaha peningkatan pendapatan dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, dan seberapa besar sumbangan pendapatan yang diperoleh dari usaha tani PIR lokal teh terhadap penda-patan total keluarga. Disamping itu untuk mengetahui apakah ada perbedaan produktivitas teh yang disebabkan oleh perbedaan lokasi tinggi tempat antara daerah pada lokasi tinggi tempat kurang dari 1100 meter di atas permukaan laut dengan daerah pada lokasi tinggi tempat lebih besar atau sama dengan 1100 meter di atas permukaan laut. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian di Kecamatan Reban Kabupaten Batang yang meliputi Desa Mojotengah, Ngroto, Cablikan dan Pacet. Penelitian ini menggunakan metode survei, data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Data pri-mer diperoleh dari responden dengan wawancara langsung berdasarkan daftar pertanyaari yang telah disusun, sedang-kan data sekunder diperoleh dari kantor desa, kecamatan dan instansi-instansi pemerintah yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Pengambilan sampel desa secara purposive. Jumlah responden dari setiap desa sampel di-tentukan secara berimbang sebanyak 20 kepala keluarga petani PIR lokal teh. Untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian ini, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tabel silang dan uji statistik dengan metode Kai-Kuadrat, korelasi Product Moment dan metode Zhitung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa produk-tivitas teh lebih besar apabila tanaman teh ditanam pada lokasi tinggi tempat lebih besar atau sama dengan 1100 meter di atas permukaan laut daripada tanaman teh yang ditanam pada lokasi tinggi tempat kurang dari 1100 meter di atas permukaan laut, dan produktivitasnya berbeda secara signifikan yang ditunjukkan oleh riilai Kai-Kuadrat yang diperoleh sebesar 18,05 melewatl batas teoritik nilai Kai-Kuadrat dalam tabel distribusi X2 dengan de-rajat kebebasan (dk) = 3 pada tingkat signifikansi 5 persen, yaitu sebesar 7,815; rata-rata pendapatan total keluarga petani sesudah dilaksanakan PIR lokal teh naik sebesar 57,40 persen dari rata-rata pendapatan total keluarga petani sebelum dilaksanakan PIR lokal teh dan antara pendapatan total keluarga petani sebelum dan sesudah dilaksanakan PIR lokal teh berbeda secara signifikan yang ditunjukkan oleh besarnya Zhitung sebesar -5,55

-

Kata Kunci : Pendatapan Usahatani,Usahatani Perkebunan,Reban,Bantang,Jawa tengah

  1. S1-1991-2861-Sumasto-abstract.PDF  
  2. S1-1991-2861-Sumasto-bibliography.PDF  
  3. S1-1991-2861-Sumasto-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1991-2861-Sumasto-title.PDF