Laporkan Masalah

Efektifitas rumpun bakau dalam mengurangi erosi tegak lurus pantai

PANGGALO, Raynold Tumbo, Ir. Radianta Triatmadja, Ph.D

2004 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Kerusakan pantai banyak diakibatkan erosi yang mencapai 75% (Samsudin., dkk 1991 dalam Yuwono, 1996). Hal ini disebabkan karena perlindungan alami pantai di eksploitasi secara berlebihan tanpa memperhatikan dampak yang akan diakibatkan. Penanggulangan erosi pantai dapat dilakukan dengan pembangunan tembok laut atau pemecah gelombang tetapi biayanya yang sangat besar dan belum tentu ramah dengan lingkungan sekitar. Penelitian ini dimaksudkan agar perlindungan pantai diarahkan ke perlidungan alamiah, khususnya rumpun bakau untuk mengurangi erosi akibat arus tegak lurus pantai yang diakibatkan oleh gelombang pecah. Pengujian model fisik dilakukan pada 4 set model rumpun bakau yang dibedakan pada jumlah perakarannya dan jarak-jarak pohon (prototipe diwakili oleh bakau yang berumur 4-5 tahun) Dua macam kedalaman air, tiap kedalaman model tersebut disimilasi dengan 6 variasi periode gelombang dan tinggi gelombang pecah. Model menggunakan skala 1:10 berdasarkan pertimbangan fasilitas peralatan yang tersedia. Hasil penelitan menunjukkan kemampuan bakau mereduksi transpor sedimen mencapai nilai maksimum 85% pada kerapatan relatif perakaran bakau z = 3,508 dengan panjang gelombang 1,71m dan nilai minimumnya 12,23% pada kerapatan perakaran bakau z = 0,443 dengan panjang gelombang 1,42m. Panjang daerah terpengaruh dalam hutan bakau (x) dipengaruhui oleh kerapatan relatif perakaran bakau (z), panjang gelombang (L) dan kedalaman air (d)

Coastal damage that is resulted by erosions is about 75% of the total damage (Samsudin., et.al 1991 in Yuwono 1996).This is because of excessive exploitation on coastal natural protection without considering negative impact it may produce. Sea walls or breakwaters are possible structures ways to overcome the coastal erosion. However, they cost much money and may have negative impact on environment. This research suggests the use of coastal natural protection, especially mangrove which may reduce the effect of erosion due to current caused by breaking wave. The examination of physical model was conducted using 4 models of mangrove clump which are different in the number of roots, the distance between trees (prototype was represented by 4 to 5years-old mangroves). Two kinds of water depth, 6 variations of wave period and height of breaking waves were used to simulated the models under 1:10 scale model based on the availability of equipment facility. The result of the research shows that the ability of mangroves to reduce sediment transport reaches up to 85% at the relative root density of mangrove z=3.508 at wave length of 1.71m. The minimum reductions of 12.23% of sediment was produced by relative root density z= 0.443 at wave length of 1.42m. The distance of scouring affect in mangrove forest (x) is influenced by the relative density of mangrove root (z), wave length (L) and depth of water (d).

Kata Kunci : Erosi Pantai,Tegak Lurus,Rumpun Bakau, Mangrove clump, the relative density of mangrove roots, and sediment transport


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.