Status "Unreasonable Citizens" dalam Liberalisme Tanpa Perfeksionis karya Jonathan Quong
M.azhar Jusardi Putra, Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S. S., M. Hum
2023 | Skripsi | ILMU FILSAFAT
Penelitian ini merupakan
kajian mengenai warga negara yang tidak waras (unreasonable citizens) menurut
Jonathan Quong dalam karyanya yakni Liberalisme Tanpa Perfeksionis. Secara
garis besar langkah dalam penelitian ini adalah: pertama, menjelaskan
pemikiran Quong mengenai Liberalisme Tanpa Perfeksionisme. Kedua,
menelaah berbagai pemikiran dalam diskursus pluralisme kewarasan. Ketiga,
menunjukan kelemahan pemikiran Quong dalam menentukan status warga negara yang
tidak waras.
Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi,
interpretasi, komparasi dan heuristik. Penggunaan metode tersebut didasarkan pada permasalahan
yang ada dan sebagai alat untuk pemecahan masalah serta menghasilkan solusi
dalam persoalan menghadapi warga negara yang tidak waras.
Hasil
yang dicapai dalam penelitian ini adalah pemahaman mengenai diskurus pluralisme
kewarasan serta warga negara yang tidak waras dalam diaspora filsafat politik
liberalisme. Tesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa warga negara yang
tidak waras merupakan fakta yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan politik
liberal. Dalam menghadapi persoalan warga negara yang tidak waras tersebut, alih-alih
membela anti-perfeksionisme, penelitian ini justru membela serta memberikan
solusi berupa pendekatan yang bersifat perfeksionis seperti edukasi politik
liberal.
This research is a study of unreasonable
citizens in Jonathan Quong's work Liberalism Without Perfectionism. Broadly
speaking, the steps in this research are: first, explaining Quong's thoughts on
Liberalism Without Perfectionism. Second, examining various thoughts in the
discourse of reasonable
pluralism. Third, it shows the weakness of Quong's thinking in determining the
status of an unreasonable
citizens.
The methods used in this study are
description, interpretation, comparison and heuristics. The use of this method
is based on existing problems and as a tool for solving problems and producing
solutions to problems dealing with citizens who are not sane.
The results achieved in this study are an
understanding of the discourse of sanity pluralism and insane citizens in the
diaspora of liberal political philosophy. The thesis in this research shows
that insane citizens are an unavoidable fact in liberal political life. In
dealing with the problem of insane citizens, instead of defending
anti-perfectionism, this research actually defends and provides solutions in
the form of perfectionist approaches such as liberal political education.
Kata Kunci : Reasonable, Perfectionism, Citizens, Political Liberalism