Laporkan Masalah

PELESTARIAN MAKAM FREDERIK JACOB ROTHENBÜHLER DI LAPANGAN GOLF AHMAD YANI SURABAYA BERDASARKAN KONSEP CULTURAL RESOURCES MANAGEMENT

Aqilla Saharani, Dra. Djaliati Sri Nugrahani, M.A.

2024 | Skripsi | ARKEOLOGI

Objek warisan budaya merupakan sisa-sisa dari kelompok komunitas tertentu yang memiliki nilai signifikan bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, pengetahuan ilmiah, dan budaya. Pelestarian warisan budaya diperlukan untuk memastikan bahwa keberadaannya dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang. Dalam konteks Warisan Budaya, pelestarian memiliki arti penting sebagai upaya untuk mengelola sumber daya budaya dengan bijaksana, bertujuan untuk memastikan pemanfaatannya yang tepat dan menjaga keberlanjutan aset budaya tersebut. Untuk mencapai tujuan ini, kegiatan pelestarian harus dilakukan secara berkelanjutan, dengan perencanaan yang teliti dan sistematis. Dalam hal ini, sangat penting untuk melestarikan dan meningkatkan nilai serta keanekaragaman budaya. Dengan melaksanakan upaya pelestarian secara berkesinambungan, komunitas yang bertanggung jawab sebagai pemilik sah Warisan Budaya dapat merasakan manfaat yang diperoleh dari upaya pelestarian ini.

Penelitian ini membahas strategi pelestarian objek warisan budaya, dengan fokus pada kasus makam Frederik Jacob Rothenbühler di Lapangan Golf Ahmad Yani Surabaya. Strategi pelestarian perlu dirumuskan berdasarkan penelitian. Penulis melakukan penelitian melalui pengumpulan data melalui pengamatan dan studi pustaka. Selanjutnya, dilakukan analisis menggunakan metode analisis peluang dan hambatan dalam lingkup pelestarian.     

Cultural heritage objects are remnants from specific community groups that hold significant value for the understanding and development of history, scientific knowledge, and culture. The preservation of cultural heritage is necessary to ensure that its existence is passed down to future generations. In the context of Cultural Heritage, preservation carries important meaning as an effort to manage cultural resources wisely, aiming to ensure their appropriate utilization and safeguarding the sustainability of these cultural assets. To achieve this goal, preservation activities must be carried out sustainably, with careful and systematic planning. In this regard, it is crucial to preserve and enhance the value and diversity of culture. By implementing continuous preservation efforts, the responsible community, as the rightful owners of Cultural Heritage, can experience the benefits derived from these preservation endeavors.

This research discusses preservation strategies for cultural heritage objects, focusing on the case of Frederik Jacob Rothenbühler's tomb and the Ahmad Yani Surabaya Golf Course. Preservation strategies need to be formulated based on research. The author conducted research through data collection via observation and literature review. Subsequently, an analysis was carried out using the method of analyzing opportunities and obstacles within the scope of preservation.

Kata Kunci : Pelestarian, Makam Frederick Jacob Rothenbühler, Lapangan Golf Ahmad Yani Surabaya, Cultural Resources Management

  1. S1-2024-414981-abstract.pdf  
  2. S1-2024-414981-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-414981-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-414981-title.pdf