Laporkan Masalah

Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) pada Bahan Pengencer Terhadap Kualitas Semen Kambing Saanen pada Penyimpanan Suhu 5ºC Selama 24 Jam

Sheilla Raissana Marsahasika, Prof. Dr. Ir. Sigit Bintara, M.Si., IPU., ASEAN Eng.

2024 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dalam bahan pengencer sitrat kuning telur terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas semen kambing Saanen pada penyimpanan suhu 5ºC selama 24 jam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Juni 2023. Semen yang digunakan yaitu semen kambing Saanen yang berumur 2 tahun yang dipelihara di kandang UPT Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada. Penampungan semen menggunakan metode vagina buatan. Pengambilan semen dilakukan satu kali dalam satu minggu. Ekstrak daun kelor ditambahkan dalam pengencer sitrat kuning telur dengan konsentrasi 0% (P0), 2% (P1), 4% (P2), 6% (P3). Variabel yang diamati adalah kualitas semen kambing, meliputi motilitas (%), viabilitas (%), dan abnormalitas (%). Evaluasi kualitas semen kambing dilakukan dengan mengamati sampel di bawah mikroskop yang dilengkapi optilab. Data yang diperoleh dianalisis dengan one way Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk data yang signifikan. Hasil analisis diketahui bahwa penambahan ekstrak daun kelor berpengaruh nyata terhadap motilitas, viabilitas dan abnormalitas semen kambing Saanen. Penambahan 6% ekstrak daun kelor (P3) menghasilkan motilitas (82,12±2,71%), viabilitas (89,62±8,49%), dan abnormalitas (6,75±1,93%) terbaik. Disimpulkan bahwa penambahan ekstrak daun kelor berpengaruh terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas semen kambing Saanen.

The research aims to determine the effect of adding Moringa oleifera leaves extract to egg yolk citrate diluent on the quality of Saanen goat semen after storage at 5ºC for 24 hours. The research was conducted from April to June 2023. The semen used was 2 years old of Saanen goat’s semen kept in the Faculty of Animal Science, University of Gadjah Mada . Semen collection was done using artificial vagina method. Semen was collected once a week. Moringa leaves extract was added to egg yolk citrate diluent at concentrations of 0% (P0), 2% (P1), 4% (P2), and 6% (P3). The observed variables were goat semen quality, including motility (%), viability (%), and abnormality (%). Evaluation of goat semen quality was carried out by observing the sample under a microscope equipped with an optilab.  The data were analysed using one way Annova and followed by Duncan’s Multiple Range Test for significant differences. The results showed that the addition of moringa leaves extract had a significant effect on motility, viability, and abnormality semen of Saanen goat’s. The addition of 6% moringa leaves extract (P3) resulted the best motility (82,12±2,71%), viability (89,62±8,49%), and abnormality (6,75±1,93%). It can be concluded that the addition of moringa leaves extract have effect on the motility, viability, and abnormality of semen of Saanen goat’s.

Kata Kunci : Kambing Saanen, Ekstrak daun kelor, Sitrat kuning telur, Kualitas semen.

  1. S1-2024-446069-abstract.pdf  
  2. S1-2024-446069-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-446069-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-446069-title.pdf