Laporkan Masalah

Pemanfaatan Bantuan Sosial Pada Kelompok Pemijat Tuna Netra (Studi Kasus Program Pemberdayaan Rumah Zakat Infaq Sodaqoh UGM)

M.fatkhul Rizky Ramadhan, Prof. Dr. Irwan Abdullah

2024 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYA

Rumah Zakat Infaq Sodaqoh Universitas Gadjah Mada merupakan sebuah lembaga filantropi yang bergerak Dalam usah penghimpunan zakat, Infaq dan sodaqoh. Sebagai lembaga filantropi Rumah ZIS UGM memiliki program rutin yaitu berupa penyaluran bantuan sosial yang ditujukan bagi mereka kelompok masyarakat miskin dan marjinal salah satunya adalah kelompok disabilitas tunanetra. Oleh karena itu, penelitian ini akan berusaha untuk mengakaji bagaimana pola pemanfaatan bantuan sosial yang diberikan oleh Rumah ZIS UGM pada kelompok pemijat tunanetra dan sekaligus melihat bagaimana persepsi yang mereka miliki terhadap bantuan yang telah diterima selama ini.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengempulan data dilakukan melalui wawancara mendalam bersama dengan sepuluh orang narasumber yang berprofesi sebagai pemijat yang tinggal di wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Data kemudian dianalisis secara deskriptif dan interpertatif dengan pendekatan teori perilaku konsusmi dan persepsi.

Temuan penelitian menunjukan bahwasanya para pemlijat tuna netra memiliki perilaku tersendiri dan beragam dalam memanfaatakan bantuan sosial yang diberikan oleh Rumah ZIS UGM. Terlihat darai bagaimana mereka menggunakan sembako dan uang seperti dibelanjakan untuk apa, lama durasi mereka mengkonsumsinya hingga bagaimana mereka menghemat bantuan yang diberikan. Namun disisi lain, dalam menggunakan bantuan yang diberikan pemijat tunanetra ini kadang kala mengalami beberapa permasalahan akan tetapi, bagi sebagian besar dari mereka memandang dan menilai secara positif terhadap setiap proses yang telah dilakukan oleh Rumah ZIS UGM meskipun belum benar-benar berlangsung dengan baik.


Rumah Zakat Infaq Sodaqoh Universitas Gadjah Mada is a philanthropic institution engaged in the collection of zakat, infaq and sodaqoh. As a philanthropic institution, Rumah ZIS UGM has a routine programme, namely the distribution of social assistance aimed at the poor and marginalised groups, one of which is the blind disability group. Therefore, this research will try to assess how the pattern of utilisation of social assistance provided by Rumah ZIS UGM to the group of blind masseurs and at the same time see how the perceptions they have of the assistance that has been received so far. This research uses a qualitative method. Data collection was conducted through in-depth interviews with ten resource persons who work as masseurs living in Sleman Regency and Yogyakarta City. The data was then analysed descriptively and interpretatively with the approach of the theory of consumption behaviour and perception.

The research findings show that the blind masseurs have their own and diverse behaviour in utilising the social assistance provided by the UGM ZIS House. It can be seen from how they use food and money such as what to spend on, the duration of their consumption to how they save the assistance provided. But on the other hand, in using the assistance provided by blind masseurs, they sometimes experience some problems, however, for most of them, they view and assess positively every process that has been carried out by the UGM ZIS House even though it has not really gone well.


Kata Kunci : Bantuan Sosial, Pemijat Tunanetra, Perilaku Konsumsi, Persepsi, Lembaga Zakat

  1. S1-2024-446230-abstract.pdf  
  2. S1-2024-446230-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-446230-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-446230-title.pdf