Penentuan kandungan detergen anionik dodesilbenzensulfonat (DBS) di Sungai Winongo Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
ARMID, Dr. Eko Sugiharto, DEA
2004 | Tesis | S2 Ilmu KimiaTelah dilakukan penelitian tentang penentuan kandungan detergen anionik dodesilbenzensulfonat (DBS) di Sungai Winongo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis dilakukan dengan metode spektrofotometri mengunakan metilen biru (MB) dan kloroform sebagai pelarut pengekstrak. Parameter penelitian yang dipelajari adalah penetapan panjang gelombang serapan optimum, optimasi pH larutan, eliminasi interferensi sulfida dengan H2O2 30%, penentuan rasio konsentrasi MB terhadap DBS, kestabilan kompleks senyawa DBS-MB dalam fasa organik, dan analisis kurva kalibrasi yang digunakan untuk penentuan DBS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan optimum dari senyawa DBSMB yang terekstrak dalam pelarut kloroform diperoleh pada panjang gelombang 651,8 ± 0,3 nm. Nilai pH optimum larutan 6,9. Interferensi sulfida menyebabkan dekolorisasi warna MB dan interferensi ini dapat dihilangkan dengan penambahan 4 tetes H2O2 30%. Rasio molar (MB/DBS) adalah 1,6. Senyawa DBS-MB yang terbentuk hanya stabil sekitar waktu 20 menit, selanjutnya akan mengalami dekolorisasi setelah waktu tersebut. Kisaran metode ini adalah pada interval konsentrasi 0,01 − 0,7 mg/L dengan koefisien korelasi (r2) kurva 0,998. Hasil pengukuran rerata konsentrasi DBS pada bagian hulu, tengah, dan hilir Sungai Winongo berturut-turut adalah 0,0885 ± 0,014 mg/L, 0,2571 ± 0,023 mg/L, dan 0,0448 ± 0,023 mg/L.
Determination of anionic detergent contents of dodecylbenzenesulphonate (DBS) in Winongo River, Yogyakarta has been carried out spectrophotometrically by using methylene blue as complexing agent and chloroform as extractant. Research parameters being studied were determination of optimum absorbance wavelength, optimatization of pH solution, sulphide interference elimination using H2O2 30%, determination of molar ratio MB to DBS, stability of DBS-MB complex in organic phase, and analysis of calibration curve which used in determining DBS contents. The results showed that optimum absorbance wavelength of DBS-MB complex being extracted into chloroform phase was 651.8 ± 0.3 nm. The optimum pH solution was 6.9. Interference of sulfide caused decolorization of MB and it was eliminated by prior oxidation with 4 drops H2O2 30%. Molar ratio of MB to DBS (MB/DBS) was 1.6. The colour stability of DBS-MB was around 20-minutes only and it was going to decolorize after that time. The range of this method was on the interval of concentration of 0.01 − 0.7 mg/L with curve coefficient of correlation (r2) 0.998. The measurement results using curve calibration indicated that DBS average concentration at the upstream, middle, and downstream part of Winongo River were 0.0885 ± 0.014 mg/L, 0.2571 ± 0.023 mg/L, and 0.0448 ± 0.023 mg/L respectively.
Kata Kunci : Pencemaran Sungai,Kandungan DBS,Spektrofotometri