Rentenir dan Utang-piutang di Bantul: Studi Kasus di Bakulan, Trirenggo, Bantul
SILVYA PUTRI AMANDAVI, Prof. Dr. Heru Nugroho
2023 | Skripsi | Sosiologi
Perkembangan teknologi telah membawa masyarakat menuju era digital dengan berbagai kemudahan, salah satunya dengan perkembangan sektor keuangan atau finansial yang saat ini sudah dapat dilakukan dengan praktis tanpa membuang banyak waktu dan tenaga. Perubahan aktivitas finansial ini dibuktikan dengan kemunculan financial technology atau akrab disebut dengan fintech. Penggunaan fintech di Indonesia terus berkembang, dimana hal ini ditandai dengan masifnya penggunaan pinjaman online di masyarakat. Namun di balik maraknya pinjaman online, tidak berakibat pada matinya peminjaman uang dari rentenir. Masih ada beberapa orang yang masih menggunakan jasa pinjaman rentenir, termasuk di Bakulan, Trirenggo, Bantul. Penelitian studi kasus ini menggunakan konsep modal sosial dan rasionalitas sebagai pisau analisis. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, penelitian ini melihat modal sosial tidak digunakan oleh lembaga peminjaman formal dan pinjaman online, dimana hal ini berhasil dimanfaatkan oleh rentenir sebagai strategi bisnis untuk mempertahankan eksistensinya. Selain itu, rentenir juga bersifat rasional dalam memberikan pinjaman kepada para nasabahnya. Cara yang mereka gunakan hampir sama seperti peminjaman formal, yaitu melakukan sejumlah survei. Akan tetapi, survei yang mereka lakukan tidak dilakukan secara terang-terangan dengan mencari informasi dari masyarakat sekitar agar tidak menimbulkan rasa khawatir kepada para nasabah. Selain melakukan survei pada nasabah, rentenir juga memberikan beberapa prosedur lain yang harus dilengkapi oleh nasabah yaitu surat perjanjian, surat keterangan nasabah dan jaminan.
Kata kunci: Rentenir, Bantul, Modal Sosial, Rasionalitas.
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240119_145630_028.sdocx-->
The development of technology has brought people into the digital era with various conveniences, one of which is the development of the financial sector or finance which can now be done practically without wasting much time and effort. This change in financial activity is evidenced by the emergence of financial technology or familiarly called fintech. The use of fintech in Indonesia continues to grow, which is marked by the massive use of online loans in the community. But behind the rise of online loans, it does not result in the death of money lending from loan sharks. There are still some people who still use loan sharks, including in Bakulan, Trirenggo, Bantul. This case study research uses the concepts of social capital and rationality as an analytical tool. Based on the analysis, this study found that social capital is not used by formal lending institutions and online lending, which is successfully utilized by loan sharks as a business strategy to maintain their existence. In addition, moneylenders are also rational in providing loans to their customers. The method they use is almost the same as formal lending, which is to conduct a number of surveys. However, the surveys they conduct are not done openly by seeking information from the surrounding social community so as not to cause concern to the customers. Apart from conducting surveys on customers, moneylenders also provide several other procedures that must be completed by customers, namely agreement letters, customer certificates and guarantees
Keywords: Loan Sharks, Bantul, Social Capital, Rationality.
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240119_150142_445.sdocx-->
Kata Kunci : Rentenir, Bantul, Modal Sosial, Rasionalitas/Loan Sharks, Bantul, Social Capital, Rationality