Laporkan Masalah

Spesies Tumbuhan Untuk Mengatasi Keluhan Batuk Pada Masyarakat Kampung Adat Cireundeu

Salsa Dila Sholihah, Abdul Razaq Chasani

2024 | Tesis | S2 Biologi

Tumbuhan yang terutama berkhasiat obat dimanfaatkan oleh masyarakat lokal untuk mengobati berbagai macam penyakit yang biasanya dilakukan secara tradisional dan secara turun temurun. Salah satu pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat adalah untuk mengatasi keluhan batuk. Masyarakat lokal yang masih melakukan pengobatan secara tradisional adalah masyarakat Kampung Adat Cireundeu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari jenis-jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat untuk mengatasi keluhan batuk oleh masyarakat Kampung Adat Cireundeu, organ apa yang digunakan dan cara pengolahannya, serta untuk mengkaji kandungan metabolit sekunder tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengatasi keluhan batuk. Lokasi penelitian adalah di Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur dengan kuesioner terhadap 34 informan. Analisis data dilakukan dengan Indeks Nilai Guna (UVI) dan analisis Frekuensi Relatif Penyebutan (RFC) terhadap masing-masing tumbuhan yang didapatkan. Dilakukan uji fitokimia untuk mengetahui kadar alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, dan fenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima belas spesies tumbuhan dari delapan familia yang digunakan oleh masyarakat Kampung Adat Cireundeu untuk mengtasi keluhan batuk, dengan spesies terbanyak dari familia Zingiberaceae. Tumbuhan yang paling sering digunakan berdasarkan nilai RFC tertinggi berturut-turut adalah Citrus x aurantiifolia, Zingiber officinale, dan Kaempferia galanga. Indeks nilai guna tertinggi berturut-turut adalah Zingiber officinale, Citrus x aurantiifolia, dan Kaempferia galanga. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ketiga spesies tumbuhan yang paling sering digunakan oleh masyarakat Kampung Adat Cireundeu mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, dan fenol. Hal ini menunjukkan tumbuhan obat tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengatsi keluhan batuk.

Plants that are primarily medicinal are utilized by local communities to treat a variety of diseases that are usually carried out traditionally and for generations. One of the uses of medicinal plants by the community is to overcome cough complaints. Local people who still practice traditional medicine are the people of Cireundeu Traditional Village. The purpose of this research is to study the types of plants used as medicine to treat cough complaints by the people of Cireundeu Traditional Village, what organs are used and how they are processed, and to examine the content of secondary metabolites of plants that can be used to treat cough complaints. The research location was in Cireundeu Traditional Village, Cimahi, West Java. Data collection was conducted by structured interviews with questionnaires to 34 informants. Data analysis was carried out with the Use Value Index (UVI) and Relative Frequency of Citations (RFC) analysis of each plant obtained. Phytochemical tests were carried out to determine the levels of alkaloids, flavonoids, steroids, terpenoids, and phenols. The results showed that there were fifteen plant species from eight families used by the Cireundeu Traditional Village community to treat cough complaints, with the most species from the Zingiberaceae family. The most frequently used plants based on the highest RFC values were Citrus x aurantiifolia, Zingiber officinale, and Kaempferia galanga, respectively. The highest use value indexes were Zingiber officinale, Citrus x aurantiifolia, and Kaempferia galanga, respectively. The results of the phytochemical test showed that the three plant species most commonly used by the Cireundeu Traditional Village community contained alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, and phenol compounds. This shows that these medicinal plants can be used to treat cough complaints.

Kata Kunci : Tumbuhan Obat , Metabolit Sekunder , UVI , RFC , Zingiberaceae

  1. S2-2024-490753-abstract.pdf  
  2. S2-2024-490753-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-490753-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-490753-title.pdf