Pengaruh ukuran sampel dan metode estimasi terhadap indeks kecocokan melalui model persamaan struktural
SETIAWAN, Eri, Prof.Drs. Suryo Guritno, M.Stats.,Ph.D
2004 | Tesis | S2 MatematikaPenggunaan indeks kecocokan dalam model persamaan struktural (SEM) yang perlu diperhatikan adalah besarnya ukuran sampel dan metode estimasi yang digunakan, karena indeks kecocokan merupakan asumsi kenormalan. Untuk melihat kualitas model digunakan simulasi Monte Carlo pada ukuran sampel 150, 200, 250, 300, 400 dan 500 serta metode estimasi kemungkinan maksimum (ML) dan kuadrat terkecil tidak diboboti (ULS). Untuk statistik c 2 ternyata interaksi ukuran sampel dengan metode estimasi memperlihatkan pengaruh yang sangat nyata, baik untuk normal maupun nonnormal. Untuk statistik GFI dan AGFI ternyata interaksi ukuran sampel dan metode estimasi memperlihatkan pengaruh yang nyata untuk yang normal dan tidak nyata pada nonnormal, tetapi pengaruh metode estimasinya nyata
Fit index us one of normality assumptions in structural equation model (SEM) were influenced by sample size and estimation methods. Monte Carlo method was applied for different sample sizes ( 150, 200, 250, 300, 400 and 500 ) and estimation methods (maximum likelihood, ML and unweighted least squares, ULS). The result of c 2 statistics showed that there was highly significant interaction effect between sample sizes and estimation method both for normal and nonnormal data. The same result showed for GFI and AGFI statistics for normal data. For nonnormal data only estimation method gave significant effect.
Kata Kunci : Model Persamaan Struktural,Simulasi Monte Carlo dan Anava, Structural Equation Modeling (SEM), Monte Carlo Simulation and Anova (Analysis of Variance).