Peran Koping Religius dalam Memoderasi Hubungan antara Intoleransi Ketidakpastian dan Quarter-life Crisis pada Emerging Adulthood
Rifqa Amalia Azzyati, Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog
2023 | Tesis | S2 Psikologi
Quarter-life crisis adalah krisis perkembangan yang terjadi pada fase emerging adulthood, ditandai dengan munculnya tantangan dalam proses eksplorasi identitas, karir, percintaan, dan finansial. Intoleransi ketidakpastian dan koping religius merupakan faktor yang berperan terhadap quarter-life crisis. Tujuan penelitian ini untuk menguji apakah koping religius berperan sebagai moderator dalam hubungan intoleransi ketidakpastian dan quarter-life crisis pada emerging adult di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei pada 301 partisipan emerging adult di Indonesia. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Skala Quarter-life Crisis, IUS-12 versi Indonesia, dan Brief RCOPE versi Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi moderasi dan analisis tambahan berupa regresi ganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa koping religius tidak memoderasi hubungan antara intoleransi ketidakpastian dan quarter-life crisis. Namun demikian, sebagai prediktor, koping religius bersama-sama dengan intoleransi ketidakpastian secara signifikan berperan terhadap quarter-life crisis.
The quarter-life crisis is a developmental crisis prevalent during emerging adulthood, marked by challenges in identity exploration, career, romantic relationship, and financial instability. Intolerance of uncertainty and religious coping are among the factors that play a role in the quarter-life crisis. The aim of this study was to explores the role of intolerance of uncertainty in the quarter-life crisis and investigate the potential moderating effect of religious coping among emerging adults. This study employed quantitative methods with survey techniques on a sample of 301 emerging adults in Indonesia. The instruments used in this study were the Quarter-life Crisis Scale, the Indonesian version of IUS-12, and the Indonesian version of Brief RCOPE. Data analysis was conducted using moderated regression and additional multiple regression analyses. The results indicated that religious coping did not moderate the role of intolerance of uncertainty in the quarter-life crisis. However, both religious coping and intolerance of uncertainty emerged as significant predictors of the quarter-life crisis.
Kata Kunci : Emerging Adulthood, Intoleransi Ketidakpastian, Koping Religius, Quarter-life Crisis, Intolerance of Uncertainty, Religious Coping