Laporkan Masalah

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Dan Buang) Obat Pada Mahasiswa Nonkesehatan Universitas Gadjah Mada

RAMADHANY RAHMALIA HUSNA, Prof. Dr. apt. Susi Ari Kristina, S.Farm., M.Kes.

2023 | Skripsi | FARMASI

Pengetahuan mengenai pengelolaan obat dapat memengaruhi perilaku masyarakat dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Penelitian yang dapat memberikan gambaran tingkat pengetahuan mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat perlu dilakukan karena tingginya angka kejadian swamedikasi di masyarakat khususnya pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku mengenai Dagusibu obat dalam upaya pengelolaan obat yang tepat serta hubungan faktor sosiodemografi pada kalangan mahasiswa nonkesehatan Universitas Gadjah Mada menggunakan pendekatan cross sectional dengan metode kuantitatif. Data diolah menggunakan SPSS dengan analisis univariate dan analisis bivariate (uji chisquare). Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa mayoritas tergolong tinggi (48,6%), namun demikian terdapat 36,1% pada tingkat sedang, dan 15,3% sisanya pada tingkat rendah. Perilaku menunjukkan baik 55?n kurang baik 45%. Namun, dari analisis menggunakan Chi-Square Test didapatkan hasil tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan dan perilaku serta tidak adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku mengenai Dagusibu obat yang dibuktikan dengan nilai p-value sebesar 0,375 (p-value > 0,05). Dari hasil peneltian tersebut diperlukan intervensi untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dan perilaku yang lebih baik dalam pengelolaan obat.

Knowledge about drug management has the capacity to the community's behavior in obtaining, using, storing, and disposing medications. Research capable of offering an overview of the level of knowledge about obtaining, using, storing, and disposing medications needs to be conducted due to the high incidence of selfmedication in society, especially among students. This research aims to provide an overview of the level of knowledge and behavior regarding Dagusibu (Obtain, Use, Store, and Dispose) medications in the effort to manage drugs appropriately among non-medical students at Gadjah Mada University, using a cross-sectional approach with quantitative methods. Data were processed using SPSS with univariate and bivariate analysis (Chi-Square Test). The analysis results indicated that the level of knowledge among students was high at 48.6%, moderate at 36.1%, and low at 15.3%. Additionally, the behavior showed good compliance at 55% and less favorable behavior at 45%. However, from the analysis using the Chi-Square Test, it was found that there was no significant relationship between sociodemographic factors and the level of knowledge and behavior. Additionally, there was no significant relationship between the level of knowledge and behavior regarding Dagusibu medication among non-medical major students at Universitas Gadjah Mada, as evidenced by the obtained p-value of 0.375 (p-value > 0.05). Based on these research findings, it is proven that interventions are needed to enhance both knowledge and behavior for better medication management.

Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Perilaku, Dagusibu, Pengelolaan Obat, Faktor Sosiodemografi

  1. S1-2023-461321-abstract.pdf  
  2. S1-2023-461321-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-461321-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-461321-title.pdf  
  5. S1-2024-461321-abstract.pdf  
  6. S1-2024-461321-bibliography.pdf  
  7. S1-2024-461321-tableofcontent.pdf  
  8. S1-2024-461321-title.pdf