Laporkan Masalah

Estimasi fluks sedimen dengan menggunakan data digital landsat ETM+

HUTAURUK, Randolph Willy, Dr. Prapto Suharsono, MSc

2004 | Tesis | S2 Penginderaan Jauh

Sedimentasi merupakan salah satu proses dinamis di perairan pantai. Proses ini tergantung pada berbagai faktor. Informasi faktor-faktor yang mempengaruhi fluks sedimen, seperti kedalaman perairan dan konsentrasi sedimen tersuspensi, suhu permukaan laut, salinitas dan ukuran partikel sedimen dapat diperoleh melalui pengolahan data digital Landsat ETM+. Penelitian ini bertujuan mendapatkan model dan memetakan distribusi fluks sedimen diperairan pantai. Tahap pertama cara penelitian adalah pengumpulan data aktual kedalaman perairan, konsentrasi sedimen tersuspensi, fluks sedimen I (rumus stokes) dan fluks sedimen II (tracer technique). Tahap kedua memperoleh citra tematik digital parameter penentu, yaitu dengan cara membangun model duga yang diperoleh melalui analisis regresi dengan menghubungkan nilai digital Landsat ETM+ saluran 2 dengan data aktual. Tahap ketiga adalah membangun model estimasi fluks sedimen dengan menghubungkan nilai pengukuran fluks aktual dengan parameter terpilih melalui analisis regresi multivariabel. Hasil analisis menunjukkan korelasi terbesar terdapat antara saluran 2 Landsat ETM+ dengan kedalaman perairan dan konsentrasi sedimen tersuspensi aktual. Model duga untuk kedua model tersebut memiliki nilai koefisien korelasi 0,867 dan 0,849. Kedua parameter dipilih sebagai parameter penentu fluks sedimen karana memiliki tingkat keterandalan yang dapat dipercaya. Dari hasil analisis diketahui model duga fluks sedimen I adalah Y = 33.497 B2,130 St0,07039 dan fluks sedimen II adalah Y = 0.042 Bt0,0249 St0,07039. Model pertama mimiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,757 sedangkan model kedua memniliki koefisien korelasi sebesar 0,774. Sehingga diketahui bahwa model kedua menunjukkan hasil yang lebih baik daripada model pertama. Dari nilai-nilai statistik yang diperoleh, secara umum kedua model cukup baik, sehingga peta yang dihasilkan dapat mencerminkan kondisi lapangan

Sedimentation is a dynamic process in costal area. This process is being influenced by several factors and the sediment flux, could have been studied by Landsat ETM+ data, which related with bathymetry, sediment suspension, sea temperature, salinity and size of sediment particles. The first step in this research is related with actual sediment flux data collection like bathymetry, sediment suspension concentration and sediment flux model I and II by using Stocks formula and Tracer technique respectively. The second step, determinant parameter is gained from Landsat ETM+ digital data by regression analysis of channel 2 and actual field data with a new model. The third step is related with model building, that is sediment flux estimation through the correlation of actual value with multivariate regration analysis. The research result shows that there are deep relationship between channel 2 with actual bathymetry and sediment suspension concentration that is 0.867 and 0.849 (coefficient of correlation) respectively. The two parameter which is taken as a deteminant parameter, helps to build a model because of above result. Sediment estimation flux model I, Y = 33.497 B2,130 St0,07039 and sediment flux II, Y =-0.042 Bt0,0249 St0,07039. The first model shows coefficient of correlation is 0.757 on the other hand for model two 0.774 respectively. However the second is far better than first one and both model is good enough. And the finalization map reveals about field conditions.

Kata Kunci : Data Digital Landsat ETM+,Estimasi Fluks Sedimen


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.