Pemanfaatan teknik penginderaan jauh dan sistem informasi geografis dalam zonasi agroekosistem pesisir Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
ASMARA, Anjal Anie, Dr. Totok Gunawan, MS
2004 | Tesis | S2 Penginderaan JauhPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Teknik Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi untuk menyadap parameter fisik lahan dan penggunaan lahan yang digunakan dalam zonasi agroekosistem di Pesisir Bantul. Selanjutnya, menentukan zona agroekosistem dan mengetahui bentuk atau corak agroekosistem yang ada di Pesisir Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Metode penelitian yang digunakan untuk menentukan zona agroekosistem di Pesisir Bantul adalah dengan Pendekatan Agroekosistem. Analisis Agroekosistem dilakukan terhadap 4 (empat) aspek agroekosistem yaitu analisis pola ruang, waktu, aliran dan pengambilan keputusan. Data yang digunakan dalam analisis tersebut adalah parameter fisik lahan dan penggunaan lahan yang disadap dari Citra Foto Udara Pankromatik Hitam Putih. Uji lapangan dilakukan untuk mencocokkan hasil interpretasi di laboratorium dengan keadaan di lapangan dan untuk mengetahui kebenaran serta ketelitian interpretasi. Sedangkan untuk menilai potensi sosial ekonomi wilayah digunakan data statistik yang dikeluarkan Biro Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisik lahan yang disadap dengan Teknik Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi terbukti layak dan mempunyai ketelitian memadai untuk digunakan dalam zonasi agroekosistem khususnya di Wilayah Pesisir Bantul DIY. Zona agroekosistem yang ada di Pesisir Bantul DIY adalah agroekosistem ganda yang mempunyai hubungan yang erat dengan corak dan perilaku masyarakat setempat
This research aim to know the capability of Remote Sensing and Geographycal Information System Technics to adopt the land physical parameters and land use used in agroecosystem zonation of Bantul Coastal Area. Next, to delineat zones of agroecosystem and to know the available forms and patterns of agroecosystem at Bantul Coastal Area of Yogyakarta Special Territory. The research methods used in delineating zones of agroecosystem at Bantul Coastal Area was agroecosystem approach. Agroecosystem analysis was carried out on four agroecosystem aspects, those were space, time, stream and decission maker patterns of analysis. The data used at this analysis were land physical parameters and land use which adopted from Black and White Panchromatic Air Photo. The Field Test was carried out to fit the results of air photo interpretation at laboratory and the field conditions, in order to know the truth and precission of the interpretation. The results of this research show that land physical parameters and land use adopted from Black and White Panchromatic Air Photo using Remote Sensing and Geographycal Information System Technics were feasible and have enough precission to be used in agroecosystem zonation especially at Bantul Coastal of Yogyakarta Special Territory. The agroecosystem zones of Bantul Coastal of Yogyakarta Special Territory was the Multipple Agroecosystem which have positive correlation to the patterns and habits of local community
Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis,Zonasi Agroekosistem,Pesisir Bantul