Restorasi citra menggunakan jaringan syaraf tiruan
SETYAWAN, Fransiscus Xaferius Arinto, Dr.Ir. Th. Sri Widodo, DEA
2004 | Tesis | S2 Teknik ElektroRestorasi citra berkenaan dengan menghilangkan atau meminimalkan degradasi yang diketahui pada citra. Sistem restorasi citra memakai beberapa teknik untuk menghilangkan degradasi pada citra. Efektivitas teknik restorasi terutama tergantung pada ketepatan pemodelan citra. Jaringan syaraf tiruan dapat digunakan untuk merestorasi citra. Prosedur restorasi citra menggunakan jaringan syaraf tiruan terdiri atas dua langkah. Pertama, perkiraan parameter dari model jaringan syaraf tiruan dan kedua adalah rekonstruksi citra. Parameter diperkirakan dengan membandingkan fungsi energi dari jaringan syaraf dengan fungsi galat pembatas. Untuk meminimalkan fungsi energi dari jaringan syaraf menggunakan algoritma iterasi dinamis. Pada jaringan syaraf tiruan Hopfield, parameter jaringan syaraf, bobot, dan masukan bias dapat ditentukan dari fungsi energi jaringan syaraf.
Image restoration refers to removal or minimization of known degradation in an image. The image restoration system uses some techniques to remove a noise. The effectiveness of restoration techniques mainly depends on the accuracy of the image modeling. The artificial neural network can be used for image restoration. The restoration image using artificial neural network procedures consist of two stages. First, estimation of the parameter of the neural network model and second, is reconstruction of image. The parameters are estimated by comparing the energy function of the neural network with the constrained error function. To minimize the energy function of the neural network uses dynamic iterative algorithm. At the Hopfield artificial neural network, the parameter model, Weight, and bias input, can be determined in term of the energy function of the neural network.
Kata Kunci : Jaringan Syaraf Tiruan, Restorasi Citra, Artificial neural network, image restoration, bias, weight, energy function.