Strategi menjalankan ISP yang kompetitif ditinjau dari segi Quality of Service (QOS) dan Network Management System (NMS)
IRFAN, Rahmatul, Ir. Soedjatmiko, MSc
2004 | Tesis | S2 Teknik Elektro (Magister Teknologi Informasi)Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan mengenai bagamaimana suatu perusahaan ISP (Internet Service Provider ) dapat tetap bersaing dengan tinjauan khusus QoS (Quality of Service) dan Network Managementnya. Quality of Service dari suatu ISP dapat dilihat dari tinggi rendahnya faktor berikut : 1. Delay Delay adalah waktu yang diperlukan untuk mengirimkan suatu paket data. Dengan delay waktu yang rendah, maka akses semakin cepat. 2. Jitter Jitter hampir sama dengan delay, pada jitter paket data mengalami gangguan (inferensi) yang menyebabkan semakin besar waktu delaynya. 3. Bandwith Media transmisi data yang menunjukkan ukuran seberapa besar data dapat ditransfer dalam waktu bersamaan. Semakin besar bandwith maka paket data yang dikirimkan dalam waktu bersamaan semakin besar. 4. Reliabilty (Data Loss Probability) Reliabilty adalah rata rata error dari paket data yang dikirimkan dengan yang diterima. Sehingga diharapkan dengan penelitian ini dapat diperoleh suatu strategi yang mendukung kualitas pelayanan yang dapat diterima oleh pelanggan dan tidak mengecewakan pelanggan. Kualitas pelayanan yang dijanjikan oleh ISP sebagai Provider Internet harus dituangkan dalam suatu SLA (Service Level Aggreement) dimana SLA merupakan perjanjian antar ISP dengan pelanggan. Apabila ada suatu hak dan kewajiban yang melanggar SLA, ISP maupun pelanggan dapat menuntutnya. Untuk menjaga agar kualitas layanan sesuai dengan apa yang dituangkan dalam SLA, maka ISP perlu menerapkan strategi untuk menjaga Perfomance Networknya. Penelitian ini mencoba untuk mencari strategi yang dibutuhkan agar jaringan ISP tetap dalam keadaan stabil. Disamping itu juga penulis mencoba membahas faktor-faktor yang mendukung untuk menciptakan suatu SLA yang baik dan seimbang antara hak dan kewajiban. Subyek Penelitian adalah UPT Pusat Komputer UGM adalah sebuah unit pelaksana teknis yang bertugas untuk pengolahan data, penyaji informasi, pengembangan sistem, serta pengembangan jaringan komputer (Intranet dan Internet) di lingkungan Universitas Gadjahmada (UGM). Hasil penelitian adalah sebuah konsep Service Level Aggreement (SLA) yang baik dan seimbang antara hak dan kewajiban pelanggan dan ISP, dan strategi yang harus dijalankan untuk menjadi sebuah ISP yang kompetitif. Key Words : SLA, Quality Of Service ISP
This Thesis is on the subject of providing advanced services based on quality of services (QOS) quarantees that extend over multiple domains (networks, ISPs) in the internet. The deployment of advanced Qos-based services is increasingly capturing the attention of the internet community. QoS is something that has been discussed for some years now, but still there are no technical and commercial solutions strong enough for convincing providers to implement it and users to pay more for services with perfomance guarantees. ISP must be given SLA (Service level aggreement) to customer. SLA is a service contract between a customer and a service provider that specifies the forwading treatment a customer should receive. Network Management Sytem can monitoring network, where ISP can know where is the node is down or up.
Kata Kunci : Teknologi Informasi,ISP,QOS dan NMS, Service Level Aggreement, SLA ISP, Network Management System