Potensi Crude 3,6,-Anhydro-L-Galactose (L-AHG) Hasil Hidrolisis Enzimatis sebagai Agen Anti-Inflamasi
Visi Endah Pratitis, Dr.biol.hom. Nastiti Wijayanti, S.Si., M.Si.
2024 | Tesis | S2 Biologi
Kandungan unik yang dapat ditemukan pada alga
merah adalah sulfated galactans serta dua kelompok polisakarida yaitu
agars dan karagenan. Kandungan polisakarida pada alga merah diketahui memiliki
potensi sebagai anti-inflamasi. Hasil hidrolisis agar dapat menghasilkan
senyawa monosakarida 3,6-Anhydro-L-Galactose (L-AHG). Senyawa L-AHG berpotensi
menghambat produksi NO pada reaksi inflamasi. Studi mengenai pemanfaatan
kandungan bioaktif pada alga merah berupa L-AHG belum banyak dilakukan.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi crude L-AHG
hasil hidrolisis enzimatis terhadap aktivitas inflamasi. Parameter inflamasi yang digunakan adalah kadar Nitrite
Oxide (NO) dan ekspresi gen pro-inflamasi (iNOS dan COX-2).
Metode yang dilakukan meliputi preparasi sampel,
preparasi kultur sel RAW 264.7, DPPH assay, MTT assay, induksi
LPS pada sel RAW 264.7, pengukuran kadar NO, dan uji efek anti-inflamasi
terhadap ekspresi gen menggunakan q-PCR. Analisis
data menggunakan software MS Excel dan One-way ANOVA dengan uji lanjut
Duncan. Hasil penelitian menunjukkan crude L-AHG dengan konsentrasi 1000
µg/ml berpengaruh signifikan dalam menghambat radikal bebas sebesar 55,56 ±
3,62 %. Pengujian sitotoksisitas crude L-AHG menunjukkan perhitungan IC50
sebesar 175.152 µg/ml dan tidak bersifat toksik. Peningkatan
produksi NO pada sel RAW 264.7 yang diinduksi oleh LPS mampu dihambat secara
signifikan pada konsentrasi 10 dan 1000 µg/ml. Hasil perhitungan ekspresi gen
iNOS (fold change) menunjukkan bahwa pemberian crude L-AHG
dengan konsentrasi 1000 µg/ml menyebabkan penurunan ekspresi gen iNOS secara
signifikan pada sel RAW 264.7 yang diinduksi LPS. Crude L-AHG
konsentrasi 10 dan 1000 µg/ml dapat menurunkan ekspresi COX-2 secara
signifikan pada sel RAW264.7 yang diinduksi LPS.
Unique contents in red algae
are sulfated galactans and two groups of polysaccharides, agars and
carrageenan. The polysaccharide content in red algae is known to have the
potential as an anti-inflammatory. The results of agar hydrolysis can produce
monosaccharide compound 3,6-Anhydro-L-Galactose (L-AHG). L-AHG compounds have
the potential to inhibit NO production in inflammatory reactions. Studies on
utilizing bioactive content in red algae, spesifically L-AHG have not been
widely conducted. This study aimed to know potency of crude L-AHG from
enzymatic hydrolysis on inflammatory activity. The inflammatory parameters used
were Nitrite Oxide (NO) levels and pro-inflammatory gene [removed]iNOS and
COX-2). Methods included sample preparation, RAW 264.7 cell culture
preparation, DPPH assay, MTT assay, LPS induction on RAW 264.7 cells,
measurement of NO levels, and test of anti-inflammatory effects on gene
expression using q-PCR. Data analysis used MS Excel software and One-way ANOVA
with Duncan's test. The results showed that crude L-AHG 1000 µg/ml
significantly inhibited free radicals by 55,56 ± 3,62%. Crude L-AHG
cytotoxicity testing showed IC50 calculation of 175.152 µg/ml and
was not toxic. NO production in RAW 264.7 cells induced by LPS can be inhibited
significantly at a concentration of 10 and 1000 µg/ml. The calculation of iNOS
gene expression (fold change) showed
that crude L-AHG with a concentration of 1000 µg/ml caused a significant
decrease in iNOS gene expression. Crude L-AHG concentrations of 10 and 1000
µg/ml can significantly reduce COX-2 expression in LPS-induced RAW 264.7 cells.
Kata Kunci : 3,6-anhydro-L-galactose, anti-inflamasi, NO, iNOS, COX-2