Analisis permintaan daging ayam ras di Kota Magelang
NURDAYATI, Ir. Made Arya Wiguna, SU
2003 | Tesis | S2 Ilmu PeternakanTujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam ras di Kota Magelang, (2) mengestimasi besarnya derajat kepekaan permintaan daging ayam ras ditinjau dari perubahan harga dagiig ayam ras itu sendiri maupun perubahan harga dari komoditas lainnya serta pendapatan di Wilayah Kota Magelang. Responden dalam penelitian ini adalah Ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di Kota Magelang. Jumlah responden yang diambil pada penelitian ini sebanyak 347 rumah tangga yang diambil dengan metode Strati3ed proporsional random sampling. Responden diambil pada 14 Kelurahan dalam 2 Kecamatan, setiap kelurahan diambil & 25 keluarga Model analisis yang digunakan untuk mengetahui beberapa faktor yang mernpengaruhi permintaan daging ayam ras di Kota Magelang adalah model regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam ras di Kota Magelang adalah harga daging ayam ras itu sendiri, harga daging sapi, harga telur, jumlah anggota rumah tangga, tingkat pendidikan ibu rumah tangga dan dummy selera golongan,masyarakat yang suka dan mau beli (D3). Sedangkan harga beras, harga niinyak goreng dan dummy selera untuk masyarakat yang suka dan mau beli (DS dan masyarakat yang suka dan tidak beli @2) secara statistik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap permintaan daging ayam ras. Selanjutnya perubahan harga daging ayam ras di Kota Magelang tidak begitu responsifterhadap perubahan permintaan atau dengan kata lain permintaan daging ayam ras di Kota Magelang bersifat inelastis terhadap perubahan harga. Disamping itu, dari hasil analisis pada strata pendapatan keseluruhan di Kota Magelang menunjukkan bahwa daging ayam buras, daging sapi, dan telur termasuk barang subtitusi, sedangkan beras dan minyak goreng termasuk barang komplementer. Sedangkan tingkat elastisitas pendapatan (income elasticiw) yang kurang dari satu (1) yang dapat mengukur kepekaan terhadap daging ayam ras yang diminta menurgukkan bahwa daging ayam ras di Kota Magelang adalah barang superior yang termasuk kebutuhan pokok, namun jika dilihat berdasarkan strata pendapatan memperlihatkan bahwa semakin rendah strata pendapatan masyarakat semakin tinggi nilai elastistas pendapatannya.
The purposes of this study were: (1) to know the factors that influenced the demand of broiler in Magelang City, (2) to estimate the change of demand due to the price of other commodity and income. Respondents that were used in this study were house wives who stayed in Magelang city. The number of respondents who were taken in this study were 347 household. Stratified proportional random sampling method was applied in this study. The respondents were taken from 14 sub-districts of two districts. Every sub district consisted of 25 household. A double linier regression model was used to analysis the factor that influenced the demand of broiler meat. The result, showed that some factors which influenced the demand of broiler were the price of the broiler itself, the price of beef, the price of eggs, the price of vegetable oil, the number of family members, and the level of education of the house wife. While the taste didn’t influence significantly to the demand of broiler meat. Furthermore, the demand of the broiler meat was not responsive to the change of demand or it meaned that the demand of broiler meat was in elastic. It showed that the meat c.f native chicken were substitution goods, whereas rice and vegetable oil were complementary goods. Because the income elasticity was less than one it was normal commodity. If the level of income was low, the income elasticity was high.
Kata Kunci : Daging Ayam Ras,Permintaan, Demand, Broiler meat, Elasticit