Laporkan Masalah

Analisis Tingkat Perkembangan Wilayah dan Pusat Pertumbuhan Baru di Kabupaten Kebumen

Wardah Hafidz Mei Safaroh, Dr. Lutfi Muta'ali, S.Si., M.T.

2023 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH

Salah satu dari tujuan pembangunan wilayah berupa tercapainya pemerataan dalam pembangunan. Namun, masih saja terdapat ketimpangan pembangunan  antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Seringkali wilayah yang menjadi pusat pertumbuhan mengalami perkembangan yang sangat cepat dibandingkan wilayah yang jauh dari pusat. Kabupaten Kebumen memiliki pusat pertumbuhan dominan di pusat perkotaan terutama sepanjang jalan arteri primer. Wilayah ini cenderung mengalami perkembangan yang cepat dibandingkan wilayah perdesaan yang jauh dari pusat. Tujuan dari penelitian ini untuk (1) mengidentifikasi tingkat perkembangan wilayah perdesaan di Kabupaten Kebumen, (2) mengidentifikasi potensi pusat pertumbuhan perdesaan di Kabupaten Kebumen, (3) menganalisis hubungan tingkat perkembangan wilayah dan potensi pusat pertumbuhan perdesaan di Kabupaten Kebumen.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder. Penentuan tingkat perkembangan wilayah dengan perhitungan kuantitatif untuk menentukan klasifikasi dan menggunakan metode skoring serta indeks komposit untuk menentukan potensi pusat pertumbuhan. Sedangkan, untuk menentukan hubungan antara tingkat perkembangan wilayah dan potensi pusat pertumbuhan menggunakan uji Pearson Chi-Square dan Pearson Correlation.

Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 28 desa yang memiliki tingkat perkembangan wilayah sangat tinggi dan 10 desa memiliki potensi pusat pertumbuhan sangan tinggi. Sementara, hubungan yang terbentuk antara tingkat perkembangan wilayah dan pusat pertumbuhan yakni hubungan positif, signifikan, dan cenderung kuat. Berdasarkan hasil penelitian, dengan mempertimbangkan hierarki yang terbentuk dari tingkat perkembangan wilayah dan potensi pusat pertumbuhan, terdapat 15 desa yang berpotensi menjadi alternatif pusat pertumbuhan baru.


One of the regional development goals is to achieve equality in development. However, there is still a development gap between urban and rural areas. Often areas that are centers of growth experience very rapid development compared to areas that are far from the center. Kebumen Regency has dominant growth centers in urban areas, especially along primary arterial roads. This area tends to experience rapid development compared to rural areas far from the center.  This research aims to (1) identify the level of development of rural areas in Kebumen Regency, (2) identify the potential for rural growth centers in Kebumen Regency, (3) analyze the relationship between the level of regional development and the potential for growth centers in Kebumen Regency.

This research uses the method descriptive-analytical with a quantitative approach using secondary data. Determining the level of regional development using quantitative calculations to determine classification and using scoring methods and composite indices to determine potential growth centers. Meanwhile, to determine the relationship between the level of regional development and potential growth centers using Pearson Chi-Square and Pearson Correlation tests.

The results of the research show that 28 villages have a very high level of regional development and 10 villages have very high potential growth centers, Meanwhile, the relationship formed between the level of regional development and the growth center is positive, significant, and tends to be strong. Based on research results taking into account the hierarchy formed from the level of development of rural areas and the potential for growth centers, 15 villages have the potential to become alternative new growth centers.

Kata Kunci : tingkat perkembangan wilayah, pusat pertumbuhan, perdesaan/regional development level, growth center, rural areas

  1. S1-2023-408973-abstract.pdf  
  2. S1-2023-408973-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-408973-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-408973-title.pdf