Laporkan Masalah

Masyarakat tanpa kekerasan :: Tinjauan filsafat atas konsep masyarakat menurut Mohandas Karamchand Gandhi

WISARJA, I Ketut, Prof.Dr. HR. Sujadi, SH

2003 | Tesis | S2 Ilmu Filsafat

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Objek materialnya adalah konsep masyarakat menurut Gandhi, sedangkan objek formalnya adalah filsafat sosial. Sebagai studi kepustakaan, penelitian ini menggunakan metode deskripsi untuk menjelaskan konsepsi Gandhi secara apa adanya, kemudian di analisis dengan menggunakan metode interpretasi dan hermeneutika. Melalui pendekatan ini, maka penafsiran atas konsep Gandhi tentang masyarakat dapat dijelaskan secara lebih mendalam. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan pokok tentang konsepsi masyarakat menurut Gandhi. Secara filosofis, pemikiran Gandhi tentang masyarakat didasarkan atas konsepsinya tentang manusia. Menurut Gandhi, manusia tidak dapat menjadi otonom ketika ia tidak membangun suatu bentuk relasi dengan manusia lainnya. lndividualitas menjadi tidak berarti ketika manusia hanya hadir di dunia dalam kesendiriannya tanpa manusia lain. Bangunan dasar masyarakat yang diidealisasikan oleh Gandhi adalah masyarakat tanpa kekerasan dengan mangamalkan prinsip-prinsip etik yang diterapkan dalam komunitas yang dinamakan ashram. Masyarakat tanpa kekerasan yang hendak diwujudkan oleh Gandhi berintikan ajaran ahimsa sebagai falsafah pantang kekerasan dan satyagraha sebagai bentuk perjuangan tanpa kekerasan, yang mendahulukan kebenaran sebagai prinsip utama kehidupan. Karena bagi Gandhi kebenaran adalah Tuhan itu sendiri. Kedua prinsip tersebut dalam konteks hubungan antar manusia bermuara pada satu keyakinan bahwa semua manusia adalah bersaudara. Keyakinan menjadi basis utama pembentukan masyarakat tanpa kekerasan.

Available in Fulltext

Kata Kunci : Filsafat Mohandas Karamchand Gandhi,Masyarakat Tanpa Kekerasan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.