Laporkan Masalah

Analisis Peran Inspektorat Daerah dalam Pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (Studi Kasus Penjaminan Kualitas atas Pengelolaan Aset Tetap Kabupaten Bolaang Mongondow)

Alfan Derry Dampi, Rusdi Akbar, M.Sc., Ph.D., Ak., CA.

2023 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Inspektorat Daerah sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian melalui kegiatan penjaminan kualitas atas pengelolaan Aset Tetap.

Metode/Pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis tematik untuk memahami pola tertentu dalam data.

Temuan – Dalam rangka pencapaian opini WTP, Inspektorat Kabupaten Bolaang Mongondow lebih berfokus membenahi penatausahaan Aset Tetap. Dalam kegiatan penatausahaan Aset Tetap, Inspektorat melaksanakan kegiatan Audit Pengelolaan Keuangan SKPD, Verifikasi dan Validasi Aset, Reviu Aset dan Persediaan, Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP), dan Evaluasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP). Kegiatan verifikasi dan validasi Aset, Reviu Aset dan Persediaan, dan Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) berpengaruh besar terhadap pencapaian opini WTP. Peningkatan mutu atas kegiatan penjaminan kualitas atas pengelolaan Aset tidak terlepas dari adanya tekanan institusional. Beberapa kegiatan penjaminan kualitas atas pengelolaan Aset Tetap merupakan tindak lanjut dari adanya tekanan eksternal yang diberikan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan untuk mematuhi peraturan terkait pengelolaan dan pengawasan internal atas Aset Tetap mengindikasikan pergerakan menuju isomorfisme koersif. Adanya peningkatan kompetensi Auditor melalui pelatihan bersama dengan Badan Pemerikaan Keuangan dan lembaga lainnya menunjukkan adanya pergerakan koersif mimetik. Adapun komitmen manajemen untuk mendukung peran Inspektorat Kabupaten Bolaang Mongondow sangat berperan penting dalam pelaksanaan kegiatan penjaminan kualitas. Komitmen manajemen menujukkan adanya pergerakan isomorfisme normatif. 

Originilitas – Penelitian ini mengisi kesenjangan dari penelitian sebelumnya dengan memberikan bukti empiris terkait  peran Inspektorat Kabupaten Bolaang Mongondow yang efektif dalam pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Implikasi - Penelitian ini diharapkan memberikan implikasi praktis pada Inspektorat Kabupaten Bolaang Mongondow dalam meningkatkan fungsi penjaminan kualitas atas penyelenggaraan urusan pemerintahan dilaksanakan dengan tertib dan patuh terhadap peraturan perundang – undangan sehingga Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dapat mempertahankan opini WTP atas laporan keuangannya.

Purpose – This research aims to analyze the role of the Regional Inspectorate as a Government Internal Supervisory Apparatus (APIP) in achieving an Unqualified Opinion through quality assurance activities for the management of Fixed Assets.

Design/Methodology/Approach – This research uses qualitative methods with a thematic analysis approach to understand certain patterns in the data.

Findings – In order to achieve the WTP opinion, the Bolaang Mongondow Regency Inspectorate is more focused on improving the administration of Fixed Assets. In Fixed Asset administration activities, the Inspectorate carries out SKPD Financial Management Audit activities, Verification and Validation of Assets, Review of Assets and Inventories, Monitoring of Follow-Up Audit Results (TLHP), and Evaluation of Follow-Up Audit Results (TLHP). Asset verification and validation activities, Asset and Inventory Reviews, and Follow-up Monitoring of Inspection Results (TLHP) have a big influence on achieving the WTP opinion. Improving the quality of quality assurance activities for asset management cannot be separated from institutional pressure. Several quality assurance activities for the management of Fixed Assets are a follow-up to the external pressure exerted by the Financial Audit Agency to comply with regulations regarding the management and internal supervision of Fixed Assets, indicating a movement towards coercive isomorphism. The increase in Auditor competency through joint training with the Financial Audit Agency and other institutions shows that there is a mimetic coercive movement. The management's commitment to supporting the role of the Bolaang Mongondow Regency Inspectorate plays a very important role in implementing quality assurance activities. Management commitment shows the existence of a movement towards normative isomorphism.

Originality – This research fills the gap in previous research by providing empirical evidence regarding the effective role of the Bolaang Mongondow District Inspectorate in achieving an Unqualified Opinion (WTP)

Implications - This research is expected to provide practical implications for the Bolaang Mongondow Regency Inspectorate in improving the quality assurance function of carrying out government affairs in an orderly manner and in compliance with statutory regulations so that the Bolaang Mongondow Regency Government can maintain the WTP's opinion on its financial reports.

Kata Kunci : LKPD, Peran APIP, Penjaminan Kualitas, WTP

  1. S2-2023-485551-abstract.pdf  
  2. S2-2023-485551-tableofcontent.pdf  
  3. S2-2024-485551-bibliography.pdf  
  4. S2-2024-485551-title.pdf