Laporkan Masalah

Kegagalan Amerika Serikat dalam Proses Rekonstruksi Perdamaian di Afganistan: Kritik Edward W. Said Terhadap Orientalisme dan Post-Kolonialisme

Muhammad Fawwaz Syafiq Rizqullah, Prof. Dr. Sigit Riyanto, SH, LL.M.

2023 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Keterlibatan Amerika Serikat di Afganistan menghasilkan konflik yang panjang dan krisis keamanan manusia. Konflik di Afganistan menjadi salah satu konflik terpanjang yang pernah dilakukan oleh Amerika Serikat dalam sejarah. Kehadiran Amerika Serikat ke Afganistan bertujuan untuk menciptakan perdamaian dan juga melahirkan pemerintahan yang demokratis. Akan tetapi, proses perdamaian dan demokratisasi di Afganistan gagal dilakukan oleh Amerika Serikat selama kurang lebih 20 tahun proses yang dilakukan di Afganistan. Hal tersebut apabila dilihat dalam sudut pandang kritik Edward Said terhadap orientalisme dan juga post kolonialisme dapat disimpulkan bahwa kegagalan Amerika Serikat di Afganistan disebabkan oleh cara pandang yang salah di dalam melihat Afganistan sebagai entitas Timur yang harus atau dipaksakan untuk menggunakan cara-cara Barat yang bukan termasuk dari identitas masyarakat di Timur. Pada akhirnya penelitian ini mendapati bahwa pemerintahan yang dibentuk oleh Amerika Serikat di Afganistan menjadi tempat korupsi serta tidak mampu memenuhi keamanan negara dan manusia. Pada akhirnya Amerika Serikat menarik semua tentara dan bantuannya dari Afganistan dengan kondisi pemerintah Afganistan yang kembali dikuasai oleh Taliban. Hal tersebut memberikan indikasi sepenuhnya bahwa Amerika Serikat telah benar-benar gagal di dalam melakukan demokratisasi dan juga melakukan pembangunan perdamaian di Afganistan. 

The United States' involvement in Afghanistan resulted in a long conflict and a human security crisis. The conflict in Afghanistan is one of the longest conflicts ever conducted by the United States in history. The presence of the United States in Afghanistan aims to create peace and create a democratic government. However, the process of peace and democratization in Afghanistan failed to be carried out by the United States during the approximately 20-year process carried out in Afghanistan. When viewed in the light of Edward Said's critique of orientalism and post-colonialism, it can be concluded that the failure of the United States in Afghanistan was caused by a wrong perspective in seeing Afghanistan as an Eastern entity that must or is forced to use Western methods that are not part of the identity of the people in the East. In the end, this research found that the government established by the United States in Afghanistan became a place of corruption and was unable to fulfill the security of the country and people. In the end, the United States withdrew all of its troops and aid from Afghanistan with the Afghan government back under the control of the Taliban. This gives full indication that the United States has completely failed in democratizing and building peace in Afghanistan.

Kata Kunci : Amerika Serikat, Afganistan, Taliban, Orientalisme, Edward Said.

  1. S2-2023-485313-abstract.pdf  
  2. S2-2023-485313-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-485313-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-485313-title.pdf